Breaking News:

VIDEO Pos Penyekatan PPKM di Jalan Fatmawati Dilonggarkan

Pelonggaran dilakukan dengan menerapkan buka tutup penyekatan, bagi setiap kendaraan yang melintas sejak sore hari yakni mulai pukul 17.00.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Pos penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, mulai dilonggarkan.

Pelonggaran dilakukan dengan menerapkan buka tutup penyekatan, bagi setiap kendaraan yang melintas sejak sore hari yakni mulai pukul 17.00.

Pantauan Warta Kota, Rabu (28/7/2021) sore, dibukanya penyekatan dilakukan petugas sejak pukul 17.00.

Traffic cone dan barrier plastik yang menutup ruas Jalan Fatmawati di perempatan jalan yang bersimpanngan dengan Jalan TB Simatupang itu, dibuka sebagian.

Baca juga: Lokasi di Kecamatan Tanjung Priok ini Selama PPKM Level 4 Mendapat Pengawasan Ketat

Baca juga: Anies Salurkan Bantuan Sosial Non Tunai Berupa Beras untuk Satu Juta Kepala Keluarga di Jakarta

Meski begitu sejumlah petugas kepolisian, Satpol PP dan Dishub DKI tetap berjaga di sekitar lokasi dan di depan titik penyekatan yang dibuka.

Sesekali pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat juga masih dilakukan petugas.

Namun secara umum, di titik ini setiap kendaraan yang masuk baik rods dua atau roda empat dipersilakan melintas.

Perwira Pengendali Pembatasan Mobilitas di Jalan Fatmawati, Kompol I Wayan Sudana mengatakan buka tutup di titik jalan ini sifatnya kondisional dan situasional.

"Jika tampak mulai ramai, maka kita tutup lagi," katanya.

Baca juga: Disangka Razia PPKM Level 4 Pedagang Panik Ternyata Polresta Bogor Kota Tawari Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Selama PPKM Darurat Ada 54 Perusahaan di Jakarta Barat Melanggar

Menurutnya mobilitas kendaraan sejak penerapan PPKM Darurat sampai PPKM Level 4 di titik ini, selalu lengang di sore sampai malam hari.

Karena itulah kata I Wayan, pihaknya menggunakan diskresi kepolisian untuk melonggarkan penyekatan di titik tersebut.

"Kami longgarkan penyekatan ketika mobilitas kendaraan sepi," kata dia.

Pelonggaran ini kata Wayan sangat situasional dan kondisional berdasarkan data pengamatan petugas di lapangan. (bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved