Breaking News:

Virus Corona

Menkes Minta Orang Positif Covid-19 yang Saturasi Oksigen di Atas 94 Tak Usah Dibawa ke Rumah Sakit

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, banyak pasien Covid-19 meninggal karena terlambat dibawa ke rumah sakit (RS).

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta pasien Covid-19 mengecek secara rutin saturasi oksigen menggunakan alat oksimeter. 

"Yang penting ukur saturasi. Kalau di bawah 94 persen baru dibawa ke RS," tuturnya.

Banyak pasien meninggal, kata Budi, merasa dirinya sehat karena hanya mengalami batuk kecil dan tidak mau di bawa ke tempat isolasi terpusat atau RS, untuk mendapatkan penanganan.

Baca juga: Aturan Makan di Tempat 20 Menit, Ketua Kowantara: Ngawur, Mereka Tidak Pernah Makan di Warteg

Selain itu, banyak pasien sakit kemudian tidak mau menjalani tes Covid-19.

Padahal, kata dia, apabila mendapatkan penanganan dini, pasien Covid-19 dapat disembuhkan.

Berdasarkan data, hanya 20 persen warga yang masuk ke RS, dari 100 persen yang terjangkit Covid-19.

Baca juga: Panglima TNI: Pakai Masker Harga Mati, Tidak Menggunakan Bisa Mati

Dari angka tersebut, hanya 1,7 persen yang meninggal dunia.

Menkes memaparkan, tingkat kematian akibat Covid-19 tersebut lebih rendah dibandingkan penyakit TBC serta HIV.

Oleh karena itu, ia meminta pasien Covid-19 untuk mengecek secara rutin, dan segera mendatangi tempat layanan medis apabila gejala memburuk.

Baca juga: Puan Maharani: Kalau Sudah Mulai Mengegas, Jangan Sampai Lupa Mengerem

"Jadi kalau sudah positif, cepat dites."

"Setelah dites cepat ukur saturasi."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved