Breaking News:

Berita Nasional

Partai Demokrat Terus Menerus Difitnah, Andi Arief Tabuh Genderang Perang untuk Buzzer

Politisi Demokrat, Andi Arief mengungkapkan, pihaknya sudah biasa mendapatkan ancaman dan fitnah.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Politisi Partai Demokrat Andi Arief 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Sebagai partai oposisi yang kini vokal memberikan kritikan kepada pemerintah, Partai Demokrat kerap dihantam fitnah hingga percobaan pengambilalihan partai.

Berbagai tudingan dilayangkan sejumlah pihak kepada Partai Demokrat, termasuk serangan-serangan terhadap para politisinya.

Terakhir, bertebaran poster dan cuitan yang menuding Partai Demokrat berada di balik rencana aksi Jokowi End Game.

Baca juga: Eko Kuntadhi Minta Nyonya AHY Tak Ikut Berpolitik, Imdelda Heran: Annisa Ketum Srikandi Demokrat

Sejumlah tokoh sebenarnya sudah memprediksi serangan masif yang ditujukan kepada partai besutan Agus harimurti Yudhoyono tersebut.

Salah satunya dengan mengerahkan para buzzer yang ditugaskan untuk mematikan karakter partai sekaligus mengcounter kritik-kritik yang dilayangkan para politisi Demokrat terhadap pemerintah.

Politisi Demokrat, Andi Arief mengungkapkan, pihaknya sudah biasa mendapatkan ancaman dan fitnah.

Meski demikian, pihaknya tidak gentar untuk terus memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

"Fitnah dan ancaman adalah hal biasa pada kader dan Partai Demokrat. Namun tugas sebagai fungsi partai politik mengkritisi pemerintah harus tetap jalan," tulis Andi Arief di twitter, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Tanggapi Aksi Nasional Jokowi End Game, Denny Beri Peringatan Keras untuk Ojol yang Ikut Aksi

Andi Arief pun mengaku Demokrat tidak gentar menghadapi para buzzer yang diterjunkan untuk menyerang partainya.

Bahkan, Andi Arief menyatakan 'perang' melawan buzzer yang menurutnya justru merusak iklim demokrasi di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved