Rabu, 27 Mei 2026

Novel Baswedan: Dewan Pengawas KPK Terlalu Senior, Mudah Dikelabui Pihak Terperiksa

Novel mengaku khawatir para anggota Dewan Pengawas KPK telah dikelabui beberapa orang saat memeriksa aduan pegawai.

Tayang:
TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN
Novel Baswedan mengomentari perbedaan temuan antara Dewan Pengawas KPK dan Ombudsman, terkait tes wawasan kebangsaan pegawai KPK. 

“Apakah beliau-beliau tidak punya kompetensi melakukan pemeriksaan atau pendalaman, investigasi?"

"Saya, kok, kurang yakin ya,” ucap Novel.

"Fakta dan bukti yang sama telah kami berikan kepada Dewan Pengawas KPK, tetapi justru tidak direspons sebagaimana seharusnya lembaga pengawasan.""

"Jauh berbeda dengan Ombudsman yang berani dan jujur merespons sebagai masalah yang serius," beber Novel lewat keterangan video, Sabtu (24/7/2021).

Padahal, menurut Novel, hasil kerja Ombudsman atas pemeriksaan terhadap masalah TWK pada alih status pegawai KPK, sudah sangat terang dan jelas.

Ia pun berani mengatakan Ombudsman sangat berintegritas.

Katanya, hasil pemeriksaan Ombudsman telah menemukan banyak perbuatan pelanggaran hukum dan pelanggaran etik yang dilakukan oleh pimpinan dan pejabat di KPK, bersama oknum lainnya.

Yaitu, perbuatan penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran prosedur, dan tindakan tidak patut.

Bahkan, dikatakannya, beberapa berpotensi sebagai tindak pidana.

"Dua hal penting yang bisa kita garis bawahi, yaitu terungkapnya persekongkolan untuk menyingkirkan pegawai-pegawai yang bekerja baik atau berintegritas dari KPK."

"Dan bukti bahwa Ombudsman bekerja profesional dengan dasar integritas," ucap Novel.

Ia juga mempertanyakan apakah Ketua KPK Firli Bahuri akan peduli terhadap korektif yang disampaikan Ombudsman, setelah Firli mengabaikan arahan Presiden Jokowi dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Bila itu pun diabaikan, maka Presiden harus tidak boleh membiarkan, karena pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan oleh orang yang sering melanggar atau tidak taat hukum, dan tidak jujur."

"Ini bukan hanya masalah lembaga KPK, tetapi ini masalah negara," tegas Novel.

Beda Pendapat

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved