Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Luruskan Informasi Sesat, Ahli Imunologi: Tak Ada Vaksin Covid-19 Pakai Virus Hidup, Terlalu Bahaya

Masih banyak informasi di media sosial yang menyebut vaksin Covid-19 berbahan dasar virus yang masih hidup.

Editor: Yaspen Martinus
europeanpharmaceuticalreview.com
Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imuniologi Indonesia (PP PERALMUNI) Iris Renggani menegaskan, vaksin sangat aman untuk disuntikkan kepada masyarakat, guna mencegah penularan Covid-19. 

WHO juga menyebut metode inactivated virus ini sebagai salah satu dari tujuh teknologi pengembangan vaksin.

Ia kembali menegaskan vaksin sangat aman untuk disuntikkan kepada masyarakat, guna mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Target 181,5 Juta Warga Divaksin Covid-19 Hingga Akhir Tahun, Sentra Vaksinasi Jadi Andalan

Sebab, sebelum didistribusikan, vaksin telah melakukan beberapa fase, hingga akhirnya mendapat izin dari WHO.

"Aman karena telah melalui fase penelitian sebelum fase satu di uji penelitian untuk binatang, yang bertujuan untuk uji keamanan dan efektitivitas dari vaksin," beber Staf Divisi Alergi Imunologi Klinik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI itu.

"Fase dua untuk mengetahui lebih jauh keamanan dan efikasi, dan pada fase ketiga adalah melihat efek samping yang jarang terjadi serta semua keamanan dan efikasi," terangnya.

Update Vaksinasi

Sejak program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021, pemerintah sudah menyuntikkan dosis pertama kepada 43.932.287 (21,09%) penduduk hingga Jumat (23/7/2021).

Sedangkan dosis kedua sudah diberikan kepada 17.253.709 (8,28%) orang.

Dikutip dari laman kemkes.go.id, rencana sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah 208.265.720 penduduk yang berumur mulai dari 12 tahun.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 22 Juli 2021: Naik Lagi, Pasien Baru Tambah 49.509 Orang, 36.370 Sembuh

Hal ini untuk mencapai tujuan timbulnya kekebalan kelompok (herd immunity).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved