Kesehatan
Ajak Anak Bermain agar Kreatif dan Cegah Depresi selama Masa Pandemi Covid-19
Mengurangi kesempatan anak bermain akan menghilangkan kesempatan belajar menentukan hidup anak sendiri.
Penulis: LilisSetyaningsih |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 selama lebih dari satu tahun membuat anak kurang bermain dan bersosialiasi di luar rumah berkurang bahkan terhenti.
Padahal bermain menjadi kebutuhan anak dan sangat bermanfaat.
Peter Gray PhD, psikolog dan penulis buku Freedom to Learn mengatakan, mengurangi kesempatan anak bermain akan menghilangkan kesempatan belajar menentukan hidup anak sendiri.
Selain itu, menghilangkan self-control dan meningkatkan kemungkinan kecemasan, depresi, dan gangguan lain.
"Kegiatan belajar, bermain dan bersosialiasi yang biasanya dilakukan di sekolah maupun di tempat sosial lainnya," kata Peter Gray seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (23/7/2021).
"Kini tidak bisa dilakukan karena semua dilakukan dari rumah. Tentu ini menimbulkan kejenuhan dan perlunya waktu bermain yang interaktif lebih banyak lagi," ucapnya.
Baca juga: Usir Kebosanan Anak saat di Rumah Saja, Orangtua Ajak Anak Bermain DIY
Baca juga: Takut Kecanduan, Samuel Rizal Batasi Anak Bermain Gadget, Ini Caranya
Sedangkan Belinda Agustya, Psikolog & Co-Founder Klinik Tumbuh Kembang Rainbow Castle, mengatakan, bermain terlihat sebagai kegiatan rekreasional.
Namun, kata Belinda, bermain memiliki banyak manfaat bagi anak.
Belinda menjelaskan, agar kegiatan bermain lebih bermakna, perlu interaksi dengan orangtua saat bermain.
Bemain menjadi lebih menyenangkan tanpa aturan, buat anak yang menentukan permainan apa yang diinginkan.
Akan tetapi, pastikan permainan sesuai tahapan usianya, ajak anak untuk bermain mainan edukasi, sehingga anak dapat bermain sambil belajar tanpa disadarinya.
"Meluangkan waktu untuk bermain bersama anak dapat membentuk bonding dan hubungan yang lebih erat antara orangtua dan anak."
"Serta anak akan merasa berharga, dicintai dan diperhatikan oleh orangtua," ujar Belinda.
Baca juga: Adixi Lenzivio Kiper Persija Jakarta Sejak Memiliki Anak Lebih Termotivasi Bermain
Baca juga: Pengalaman Kebersamaan Bermain Bola Dengan Teman-Teman Jadul
Sudah menjadi naluri orangtua untuk memberikan aturan kepada anaknya.
Untuk membangun suasana yang lebih nyaman dan menyenangkan, hindari untuk memberikan perintah atau arahan ketika bermain, bebaskan anak bereksplorasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anak-bermain1237.jpg)