Rabu, 6 Mei 2026

Resep

Tips Menyimpan Ketupat Supaya Tidak Mudah Basi, Serta Trik Membuatnya

Perayaan Idul Adha tinggal sehari lagi, salah satu persiapan dengan membuat ketupat. Berikut ini tips membuat dan menyimpannya.

Tayang:
istimewa
Ilustrasi - Cara membuat ketupat agar tidak cepat basi, sekaligus menyimpan yang benar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Besok Idul Adha 2021, makanan yang dihidangkan tidak beda jauh dengan Idul Fitri dengan hadirnya ketupat. 

Buat anda yang mau beli kulit ketupat, ternyata pemilihan janur kelapa akan mempengaruhi dari warna ketupat yang diinginkan.

Jika Anda ingin ketupat berwarna kecokelatan merah maka pilih kulit ketupat warna kuning.

Namun jika suka warna ketupat yang putih bersih maka pilihlah kulit ketupat yang masih hijau.  

Baca juga: 3 Resep Buat Ketupat Anti Gagal, Legit dan Tidak Mudah Basi, Hindari 12 Kesalahan ini

Baca juga: 6 Resep Menu Lebaran Klasik dari Sayur Godog Betawi Hingga Ayam Bumbu Rujak

Berikut kami beri video cara membuat ketupat yang pulen dikutip dari SedapSekejap.

1. Pertama rendam beras selama 2 jam 

2. Pilih kulit ketupat berwarnah hijau tua supaya ketupat tidak berwarnah merah 

3. Kulit ketupat warnah kuning akan membuat daging ketupat kemerahan

4. Buka Selongsong di ujung ketupat, isi dengan beras pakai sendok biar tak berantakan.

5. Isi beras ketupat sekitar 60-70 persen dari volume ketupat

6. Jangan kurang dari 60 persen karena ketupat akan lembek, jika lebih dari 70 persen ketupat terlalu keras. 

7. Siapkan air rebus dalam panci hingga mendidih lalu masukkan kulit ketupat. Kulit ketupat harus terendam semuanya dan tambahkan garam sebagai perasa. 

8. Tambahkan air mendidih jika berkurang supaya tidak pera

9. Rebus ketupat selama 5 jam, setelah itu angkat dan gantung supaya tiris. 

Bagaimana cara ketupat tak gampang basi?

Ternyata ada tips menyimpan ketupat supaya enggak cepat basi, lo. Kita simak, yuk!

1. Gantung Ketupat

Biasanya ada endapan air pada ketupat yang bisa membuatnya basah sehingga cepat basi.

Saat digantung, air yang mengendap pada ketupat tersebut otomatis akan turun.

Ketupat yang digantung dan dibiarkan dalam suhu ruang bisa bertahan selama satu hari, lo.

Baca juga: Tips Menyimpan Santan Supaya Tahan Lama, Antibasi dan Masih Segar Saat Dimasak

2. Simpan di Chiller atau Freezer

Nah, apakah kamu masih ingin menyimpan ketupat untuk waktu yang lebih lama, Kids?

Kalau iya, kamu bisa memasukkan ketupat ke dalam kulkas.

Kamu bisa meletakkannya baik di dalam chiller maupun freezer, sehingga ketupat bisa bertahan selama beberapa hari.

Eits, tapi jangan lupa untuk memastikan ketupat dalam kondisi yang enggak basah, ya, Kids.

3. Hangatkan Secukupnya

Jika ingin menikmati ketupat yang kita simpan di dalam kulkas tersebut, kita hanya perlu mengukusnya, selama 15-20 menit

Namun, kalau sudah dikukus, sebaiknya kita enggak menyimpannya lagi karena ketupat yang sudah dikukus enggak akan bertahan lama.

Makanya, pastikan untuk mengambil dan mengukus ketupat secukupnya saja, ya

Biarkan ketupat tetap tersimpan di dalam kulkas sehingga nantinya kita masih tetap bisa menikmatinya meski momen lebaran sudah lewat.

12 Kesalahan dalam membuat Ketupat

Agar ketupat yang Anda buat lezat, hindari kesalahan-kesalahan saat membuat ketupat berikut ini.

1. Janur yang dipilih memiliki lebar dan panjang yang tidak sama.

2. Janur yang digunakan sudah sedikit layu, dan berwarna kecoklatan pada bagian tepi/ tengah.

3. Saat mencuci beras, tidak membuang larutan tepung dengan benar.

Sehingga, membuat ketupat akan cepat basi.

4. Saat pengisian, beras yang dimasukkan kurang atau lebih dari ¾ bagian untuk beras pera, dan ½ bagian untuk beras pulen.

Butuh trik untuk khusus membuat ketupat menjadi enak, legit, dan tahan lama.
Butuh trik untuk khusus membuat ketupat menjadi enak, legit, dan tahan lama. (Wartakotalive/Nur Ichsan)

5. Air yang digunakan untuk merebus tidak merendam seluruh bagian ketupat. Sehingga, seluruh ketupat tidak matang merata.

Jangan juga terlalu banyak atau terlalu sedikit merebus ketupat dalam satu panci.

6. Tidak menambahkan air kembali saat air rebusan mulai berkurang.

7. Air yang ditambahkan pada tengah-tengah perebusan bukan air panas atau air mendidih.

8. Menggunakan dandang berbahan tembaga.

Dandang tembaga akan meninggalkan bekas kehijauan yang lengket pada ketupat.

Baca juga: Ketupat Betawi Jadi Menu Khas Setiap Lebaran, Sandiaga Uno : Tiga Hari-Tiga Malam Makannya Ini Terus

9. Dalam satu panci tidak merebus ketupat dengan ukuran yang sama.

Ukuran yang berbeda saat perebusan akan mengakibatkan ketupat tidak matang bersamaan.

Ketupat dengan ukuran kecil akan lebih cepat matang, sedangkan ketupat dengan ukuran besar akan lebih lama matang.

10. Beberapa ketupat dibiarkan mengambang selama perebusan.

Jika ada ketupat yang mengambang, sebaiknya diberikan pemberat.

Karena jika tidak, ketupat yang mengambang tersebut akan setengah bagian saja yang matang, sedangkan bagian lainnya masih mentah.

11. Waktu perebusan kurang dari 4/5 jam. Rata-rata waktu yang digunakan untuk merebus ketupat hingga matang adalah 4-5 jam.

Jika kurang dari 4/5 jam ketupat berkemungkinan besar belum matang, sedangkan jika lebih dari 4/5 jam ketupat bisa jadi terlalu matang dan lembek.

12. Setelah ketupat matang tidak langsung digantung.

Ketupat yang tidak langsung digantung akan membuatnya lembap, sehingga bakteri dan jamur akan cepat tumbuh.

Akhirnya, ketupat akan cepat basi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved