Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat, Curhatan Driver Ojol di Bekasi Order Sepi hingga Pendapatan Turun 70 Persen

Sebab, pesanan atau order yang didapatkan sepi hingga membuat pendapatan turun mencapai 70 persen.

Wartakotalive/Muhammad Azzam
Para drive ojek online di Cikarang, Kabupaten Bekasi mengeluhkan pendapatan yang berkurang sejak PPKM Darurat. Foto Senin (19/7/2021) 

Curhatan Driver Ojol di Bekasi, Order Sepi hingga Pendapatan Turun 70 Persen

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Pemerintah resmi memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat - PPKM Darurat hingga akhir Juli ini.

Perpanjangan ini dikeluhkan driver atau pengemudi ojek online (ojol). Sebab, pesanan atau order yang didapatkan sepi hingga membuat pendapatan turun mencapai 70 persen.

Ketua Family Ojol Korwil Cikarang Jhon Sitanggang, mengungkapkan diterpakannya PPKM darurat ini membuat penghasilannya turun drastis.

Pendapatannya turun mencapai 60 hingga 70 persen tiap harinya.

"Yang tadinya bisa bawa pulang ke rumah Rp 150 ribu paling sekarang ya Rp 30 sampai Rp 50 ribu paling banyak," katanya.

Dia menyebut pendapatan turun karena ada ketentuan PPKM darurat, yang meminta pekerja diluar non esensial dan kritikal untuk bekerja dari rumah.

Baca juga: Imbas PPKM Darurat, Jumlah Penumpang KRL Merosot Signifikan Setelah Adanya Syarat dokumen Perjalanan

Sebab, pendapatan terbesar itu dari mengangkut penumpang dibandingkan mengantar barang dan makanan.

"Tapi mau gimana lagi, kebijakan PPKM darurat ini kam demi kesehatan dan keselamatan bersama karena kasus lagi tinggi," ungkap dia.

Dia juga menyambut baik kebijakan kepolisian yang memperbolehkan ojol melintasi pos penyekatan yang ada selama PPKM darurat.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved