Breaking News:

Berita Nasional

Garuda Indonesia Alami Kerugian Rp 34 Triliun di Tahun 2020

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020, maskapai berkode saham GIAA ini membukukan pendapatan 1,4 miliar dolar AS atau setara Rp 21 triliun

Editor: Hertanto Soebijoto
Boeing
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga terus memikirkan kondisi maskapai Garuda Indonesia, yang saat ini dalam kondisi keuangan yang tak kunjung membaik. Foto ilustrasi: Maskapai Garuda Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, mengalami kerugian sebesar 2,4 miliar dollar AS atau Rp34 triliun (kurs dollar: Rp14.522) pada tahun 2020 akibat pandemi.

Kemudian, berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020, maskapai berkode saham GIAA ini membukukan pendapatan sebesar 1,4 miliar dollar AS atau setara Rp21 triliun.

Angka tersebut menurun signifikan jika dibandingkan dengan perolehan di tahun 2019, saat perseroan mencetak pendapatan 4,57 miliar dollar AS.

Pendapatan usaha yang diperoleh perseroan merupakan kontribusi dari kegiatan penerbangan berjadwal sebesar 1,20 miliar dollar AS, penerbangan tidak berjadwal 77,2 juta dollar AS, dan kegiatan lainnya 214,4 juta dollar AS.

Laporan keuangan tersebut dikutip dari keterbukaan Bursa Efek Indonesia.

Baca juga: Garuda Indonesia Optimalkan Momentum Pertumbuhan Sektor Ekspor Nasional

Baca juga: Calon Penumpang Garuda Indonesia Wajib Tunjukan Kartu Vaksin Covid dan Tes PCR Negatif

Dalam laporannya, Perseroan juga mengatakan bahwa mengalami defisiensi ekuitas sebesar 1,94 miliar dollar AS di 2020 akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga terus memikirkan kondisi maskapai Garuda Indonesia, yang saat ini dalam kondisi keuangan yang tak kunjung membaik.

Dalam informasi yang diperoleh, Menteri BUMN Erick Thohir memiliki sebanyak empat opsi demi menyehatkan kembali kondisi keuangan Garuda Indonesia.

Terkait hal tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, dirinya mengakui telah mendapatkan usulan dari Menteri BUMN Erick Thohir.

Baca juga: Maskapai Garuda Indonesia Sediakan Layanan Vaksinasi Covid-19 Secara Gratis Bagi Penumpang

"Sudah dong," jelas Irfan Setiaputra singkat kepada Tribunnews, Kamis (27/5/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved