Breaking News:

Biaya Kremasi Jenazah Covid-19 di Krematorium Cilincing Rp 10 Juta, Warga Tak Mampu Gratis Asalkan.,

Biaya kremasi jenazah yang terpapar Covid-19 di Krematorium Cilincing, Jakarta Utara mencapai Rp 10 juta.

Krematorium Cilincing
suasana kremasi jenazah Covid-19 di Krematorium Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (18/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING - Biaya kremasi jenazah yang terpapar Covid-19 di Krematorium Cilincing, Jakarta Utara mencapai Rp 10 juta.

Namun warga yang tidak mampu bisa mendapat diskon hingga gratis dengan syarat. 

Manajemen dan Personalia Krematorium Cilincing, Heru Prayitno mengatakan kremasi jenazah bisa tidak dikenakan biaya apabila warga membawa bukti bahwa mereka tidak mampu membayar.

Baca juga: Viral, Warga Jakbar Diperas Kartel Kremasi hingga Rp 65 juta, Para Pelaku Mengaku dari Dinas

"Kalau memang ada masyarakat tidak mampu dengan adanya surat tidak mampu dari kelurahan, bisa kita langsung potong 50 persen," kata Heru, Minggu (18/7/2021).

"Kalau memang kondisi masyarakat memang benar-benar tidak mampu kita gratiskan pun nggak masalah," tutup Heru.

Terkait dengan harga, biaya kremasi jenazah Covid-19 memang lebih mahal yakni Rp 10 juta.

Sementara untuk kremasi jenazah yang biasanya hanya dibanderol Rp 4-5 juta.

Baca juga: Krematorium Cilincing Antisipasi Calo Mainkan Harga Kremasi Jenazah Covid-19

Harga yang lebih mahal untuk kremasi jenazah Covid-19, dikarenakan berbagai pertimbangan seperti jam kerja petugas yang bertambah seiring banyaknya kremasi jenazah Covid-19. 

Krematorium Cilincing kini membuka dua sesi kremasi, di mana sejak pagi hingga sore untuk jenazah umum, dan pukul 16.00 WIB hingga selesai untuk jenazah terpapar Covid-19.

"Karena kita kerjakan malam hari, otomatis cost tenaga kerja yang kita gunakan itu operasionalnya lebih, beda dengan jam kerja siang," kata Heru.

Baca juga: Biaya Kremasi Jenazah Covid di Jakarta Meningkat, Keluarga Memilih Bawa ke Luar Kota

Ditambah lagi harga kayu untuk kremasi yang ikut melonjak drastis. Pasalnya untuk kremasi empat jenazah, dibutuhkan satu truk engkel kayu, yang harganya bisa mencapai Rp 6 juta per truk.

"Makanya kita kasih harga itu fair dengan kondisi yang kita hadapi di lapangan, bukan karena kita mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain," kata Heru.

Terbitung hari ini, tempat pembakaran jenazah yang dikelola Yayasan Daya Besar Krematorium Cilincing tersebut sudah menerima tujuh jenazah Covid-19 untuk kremasi secara tradisional.

Baca juga: MIRIS! Jenazah Tertukar di RS Bhayangkara Batam, Jasad Umat Muslim Dikremasi Dikira Warga Tionghoa

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menerima keluhan warganya perihal paket kremasi jenazah yang biayanya sangat mahal, Senin (12/7/2021). (jhs)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved