Terpental 6 Meter, Pengendara Motor Tewas Seketika Tertabrak KRL di Kembangan
Seorang pengendara motor terpental enam meter dan tewas seketika tertabrak kereta saat melintasi rel kereta api tanpa palang resmi di Kembangan Utara.
Penulis: Desy Selviany |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang pengendara motor tewas tertabrak kereta setelah melintasi rel kereta api tanpa palang resmi di Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Korban hingga terseret enam meter karena kecelakaan tersebut.
Peristiwa naas itu terjadi di perlintasan kereta rel listrik (KRL) di jembatan gantung Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat Jumat (16/7/2021).
Saat itu, pria yang belum diketahui namanya melintas di perlintasan tanpa palang pintu resmi.
Baca juga: Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Telagamurni Menuju Stasiun Cikarang
Seorang penjaga perlintasan rel, Ujang (54) mengatakan bahwa korban saat itu mengendarai motornya melaju ke arah Pasar Kemiri.
Namun, tiba-tiba saja KRL jurusan Bojong Indah menuju Duri melintas dan menabrak korban yang diprediksi berusia 50 tahun.
Saat itu kata Ujang, ia memang telat menutup palang konvensional perlintasan rel kereta.
Baca juga: Viral Remaja Tertabrak Truk Ketika Buat Konten Malaikat Maut, Polisi Langsung Olah TKP
Namun ia sudah menyetop korban dengan menggunakan kakinya dan dihiraukan korban.
"Motornya menabrak kereta, motornya udah distop, sudah saya bentak pake kaki di sana. Motor dari arah jembatan gantung ke arah Pasar Kemiri," jelasnya.
Upaya Ujang pun sia-sia, motor tetap melintas saat KRL melintas. Hal itu membuat motor tertabrak KRL dan korban terlempar hingga enam meter.
Baca juga: Dua Peristiwa Kecelakaan Terjadi di Cengkareng, Adu Banteng Motor hingga Mobil Tertabrak Kereta
Menurut Ujang, bukan kali ini perlintasan KRL tanpa palang resmi itu menelan korban. Selama dua tahun terakhir, perlintasan rel KRL itu sudah menelan dua korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemotor-tertabrak-kereta.jpg)