Berita Jakarta
Dua Peristiwa Kecelakaan Terjadi di Cengkareng, Adu Banteng Motor hingga Mobil Tertabrak Kereta
Dua kecelakaan di Cengkareng itu masing-masing melibatkan tabarakan sesama motor dan mobil dengan kereta api.
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG- Dua peristiwa kecelakaan terjadi di Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa (15/6/2021).
Kejadian itu masing-masing melibatkan sesama motor dan mobil dengan kereta api.
Kanit Laka Satlantas Wilayah Jakarta Barat AKP Agus menceritakan peristiwa pertama terjadi di Jalan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (15/6/2021) pukul 04.20 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan Didi Safuji (18) yang mengendarai motor Suzuki Satria B-6638-VWC dan Triyono (27) yang naik motor Yamaha Vixion AA-3704-UJ.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta Tetap Berlangsung Meskipun Kasus Covid-19 Tinggi
Baca juga: Disalip Truk di Tol Japek, Pengemudi Honda Freed Kaget Hingga Alami Kecelakaan dan Mobil Terbakar
Peristiwa bermula saat Didi melaju dari arah Barat ke Timur di lokasi kejadian.
Tidak lama berselang Didi mengambil lajur kanan dan menabrak motor yang dikendarai Triyono dari arah berlawanan.
“Akibatnya korban atas nama Triyono meninggal setelah mengalami luka di bagian kepala dan di bawa ke RSUD Tangerang,” ucap Agus.
Sementara itu nasib lebih beruntung dialami oleh Didi dimana dirinya mengalami luka pada bagian tangan serta kedua kaki memar. Korban Didi pun dirawat di RSUD Cengkareng.
Kecelakaan berikutnya terjadi di perlintasan kereta api Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa (15/5/2021) sekitar pukul 12.10 WIB.
Baca juga: Dua Truk Kontainer Tabrakan di Jalan Sultan Agung Bekasi, Begini Kronologisnya
Ketika itu sebuah mobil Mitsubishi Pajero B 2332 BBC yang dikendarai Richard (22) melaju di Jalan Duri Kosambi dari Selatan menuju Utara tertabrak kereta api Railink Bandara - Duri.
“Pada saat melintas tertabrak kereta api Railink KA 855A yang melaju dari arah Barat ke Timur (dari arah Bandara ke arah Duri)," jelas Agus.
Akibatnya, mobil tersebut ringsek dan mengalami rusak parah pada bagian depan usai dihantam kereta.
Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut.
Baca juga: BEM SI Bergerak Serukan Penyelamatan KPK, Ajak Semua Elemen Kepung Kantor Firli Cs pada Rabu Esok
Menurut Agus, di perlintasan tersebut memang tidak ada palang pintu.
Sehingga biasanya ada anak-anak atau yang biasa disebut pak ogah di perlintasan kereta api tersebut.
“Namun saat kejadian, tidak ada pak ogah di perlintasan kereta. Tidak ada korban jiwa juga, hanya kerugian materi saja,” tutup Agus. (jhs)