Breaking News:

Jauh dari Target Penurunan, Pemkot Tangsel Klaim PPKM Darurat Efektif Tekan Mobilitas Masyarakat

Pemkot Tangerang Selatan mengklaim PPKM darurat efektif menurunkan mobilitas warga. Padahal target yang ingin dicapai belum terwujud.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rizki Amana
Wali Kota Tangserang Selatan Benyamin Davnie mengklaim ada penurunan mobilitas warga selama PPKM darurat diberlakukan di wilayahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyaralat (PPKM) Darurat di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah berlangsung selama dua pekan sejak diberlakukanya pada 3 Juli 2021.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie pihaknya mencatat penurunan mobilitas masyarakat sejak diberlakukanya PPKM Darurat.

Kendati penurunan tersebut masih terbilang jauh dari angka yang ditargetkan oleh Pemerintah Indonesia ditengah masifnya angka penularan Covid-19. 

Baca juga: Satpol PP Kota Bekasi Sebut Tercatat 99 Pelanggar PPKM Darurat di Bekasi Timur, Beralasan Tidak Tahu

"Hasil dari evaluasi Pak Menkomarves Luhut itu kita turun 25,7 persen, walau targetnya 50 persen. Tapi itu tertinggi di Provinsi banten, Tangsel tertinggi," kata pria yang akrab disapa Ben ini saat ditemui di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel kawasan Serpong, Jumat (16/7/2021).

Berkaca dari angka penurunan mobilitas masyarakat itu, pihaknya mengaku jika PPKM Darurat terbilang efektif dalam penerapannya. 

Menurutnya salah indikator yang membuat penurunan mobilitas masyarakat yakni adanya pendirian Pos Penyekatan di sejumlah titik perbatasan wilayah Kota Tangsel. 

Baca juga: PPKM Darurat, Vice President KAI Tegaskan Advokat Harus Masuk Pekerja Sektor Esensial

"Memang bagaimanapun penyekatan di sini itu efektif," ungkapnya. 

Selain itu, kata Ben, indikator keberhasilan penurunan tingkat mobilitas masyarakat juga ditengarai akan pemberlakuan larangan operasional pekerja non kategori esensial dan kritikal oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

"Di sisi lain kita juga koordinasi juga dengan Pemda DKI supaya kantor-kantor di DKI tutup. Kalau kantor di DKI enggak tutup kan mereka masih berangkat kerja. Nah kita koordinasi dengan DKI. Dalam pandangan kami PPKm Darurat efektif," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved