CPNS 2021
5 Bentuk Soal Artimatika Sosial TIU yang Selalu Keluar di Setiap CPNS, Pelamar CPNS 2021 Harus Baca
5 Bentuk Soal Artimatikan Sosial TIU yang Selalu Keluar di Setiap CPNS, Pelamar CPNS 2021 Harus Baca. Simak selengkapnya di dalam berita ini.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Salah satu momok bagi peserta CPNS adalah jenis tes TIU di SKD CPNS.
Begitu juga pada CPNS 2021, TIU pasti masih menakutkan.
Nah, ternyata ada bentuk soal yang langganan keluar di TIU,
Mari kita simak daftarnya?
Baca juga: VIDEO : Berkah Di Tengah Pandemi, Kelapa Hijau Diburu Warga
1. Perbandingan senilai dan berbalik nilai
Soal perbandingan senilai dan berbalik termasuk kategori aritmatika sosial.
Dalam soal-soal perbandingan senilai dan berbalik nilai, biasanya berupa soal cerita.
Contoh soalnya seperti ini :
Sebanyak 15 pekerja mampu menyelesaikan pemasangan tembok dalam waktu 15 hari. Jika ada tiga pekerja sakit setelah 5 hari kerja, berapakah tambahan pekerja yang diperlukan jika pemilik meminta percepetan penyelesaian pemasangan tembok agar selesai dalam waktu 10 hari.
Nah, seperti itulah bentuk soal perbandingan senilai dan berbalik nilai.
Paling sering keluar adalah pertanyaan menyangkut pekerjaan.
Baca juga: Wanda Hamidah Ikut Berduka, Citra Soeroso Istri Chico Hakim Meninggal Dunia
2. Soal jarak, kecepatan, dan waktu
Soal menyangkut jarak, kecepatan dan waktu juga termasuk selalu keluar di setiap penyelenggaraan CPNS.
Bentuk soal yang selalu keluar adalah soal cerita.
Contohnya sebagai berikut :
Ardi pergi dari rumahnya menuju rumah Seno dengan jarak 10 km pukul 15.00. Ia memacu sepedanya dengann kecepatan 10 km/jam. Sementara itu, Seno juga berangkat ke rumah Ardi dari arah berlawanan dengan jarak yang sama. Seno memacu sepeda listriknya dengan kecepatan 15 km/jam. Namun, seni baru mulai berangkat pukul 15.10. Pukul berapakah Ardi dan Seno akan berpapasan?
Ya, soal seperti itulah yang kerap keluar, yakni soal mengenai waktu berpapasan maupun waktu susul menyusul.
3. Perbandingan Usia
Soal perbandingan usia juga termasuk sering keluar di setiap CPNS.
Bentuk soalnya seperti ini.
Ardi 5 tahun lebih mudah dari seno. Joni 6 tahun lebih mudah dari seno. Jika total usia ketiganya adalah 20 tahun, berapakah usia Seno?
Ya, seperti itulah salah satu bentuk soal perbandingan usia.
Baca juga: Jelang Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Tim Bulu Tangkis Indonesia Dapat Sambutan Hangat di Kumamoto
4. Rata-rata gabungan
Soal rataan gabungan juga termasuk kerap keluar setiap SKD CPNS.
Contoh soal rata-rata gabungan seperti di bawah ini:
Tinggi rata-rata 20 pebasket putri adalah 172. Jika ditambah 1 pebasket lagi bernama Ani, maka rata-ratanya menjadi 173. Berapakah tinggi Ani?
Nah, itulah daftar jenis soal TIU yang kerap keluar.
5. Hitung cepat aljabar
Kalian juga wajib mempelajari operasi hitung aljabar dan teknik perhitungan cepatnya.
Bentuk soal ini selalu keluar dan pengerjaannya bisa memakan waktu lama jika kalian tidak belajar teknik menghitung cepatnya.
BUTUH JAWAB BETUL BERAPA AGAR LULUS SKD
Kemenpan RB memang belum mengeluarkan aturan mengenai passing grade CPNS 2021.
Passing grade merupakan nilai minimal peserta di tiap jenis soal agar dapat mengikuti perengkingan nilai untuk masuk kuota lolos SKB.
Walaupun Kemenpan RB belum mengeluarkan aturan passing grade, tetap saja dapat diperkirakan dari passing grade tahun-tahun sebelumnya.
Paling dekat adalah passing grade CPNS 2019.
Baca juga: Naik Mobil Komando Bersama Kapolres dan Dandim Bekasi, Rahmat Effendi Woro-woro ke Pasar Baru Bekasi
Pada CPNS 2019, passing grade TKP adalah 126, TIU 80, dan TWK 65.
Lalu berapakah minimal benar agar peserta CPNS dapat melewati passing grade tersebut
Untuk soal TWK, dari 30 soal, maka hanya perlu benar sebanyak 13 soal. Sebab nilai dari satu soal adalah 5.
Sedangkan untuk TIU, minimal benar adalah 17 dari 35 soal.
Agar berbeda di jenis soal TKP lantaran setiap jawaban memiliki angkanya masing-masing.
Jawaban terbaik akan mendapat nilai 5, sedangkan jawaban terburuk hanya akan memperoleh nilai 1.
Sehingga agar lolos dari TKP, peserta harus memilih jawaban dengan nilai 5 sebanyak 20 soal.
Nah, pada CPNS 2021 ini agak berbeda karena soal TKP bertambah banyak.
Sehingga pasti akan ada perubahan dalam passing grade secara signifikan ketimbang tahun sebelumnya.
Oleh karena itu bersiaplah secara maksimal.
Baca juga: Batalkan Pesta Ulang Tahun, Rizky Billar Bagi Bingkisan Satu Truk Untuk Sesama Ditengah Pandemi
DAFTAR ADUAN TERBANYAK
Apakah kalian pelamar CPNS 2021 yang menanyakan sesuatu lewat helpdesk BKN dan tidak juga mendapat jawaban?
Nah, mungkin kalian salah alamat atau salah mengajukan pertaanyaan.
Ternyata ada pertanyaan yang memang harus ditanyakan ke heldesk BKN, tetapi ada pula pertanyaan yang harus diajukan ke helpdesk instansi.
Jangan-jangan kalian menanyakan pertanyaan yang seharusnya dijawab helpdesk instansi ke helpdesk BKN, atau sebaliknya.
Untuk itu, mari simak daftar pertanyaan yang harus ditanyakan ke helpdesk BKN dan helpdesk instansi sesuai pengumuman di instagram @BKNgoid.
Baca juga: PPKM Darurat Bogor: Tidak Bawa STRP, Puluhan Pekerja Diputarbalikkan di Ciawi
Daftar pertanyaan untuk helpdesk BKN :
1. NIK dan No KK tidak diketemukan
2. NIK didaftarkan orang lain
3. Data tidak sesuai
4. Reset password
5. Lupa jawaban pengaman 1
6. Lupa jawaban pengaman 2
7. Perguruan tinggi dan program studi tidak ditemukan
8. Lokasi lahir tidak ditemukan
9. Lupa nomor THK II
Baca juga: Kiky Saputri Siap Sindir dan Kritik Pejabat Negara dan Politisi Jika Tak Becus Bekerja Untuk Rakyat
10. Permohonan perbaikan data Eks THK-II
11. Pelaporan data PPPK Guru Kemendikbud Riset
12. Terdaftar sebagai PNS aktif padahal bukan PNS
13. Sudah bukan ASN tapi masih terdaftar sebagai ASN
Daftar pertanyaan untuk helpdesk instansi :
1. Kualifikasi pendidikan saya memenuhi syarat tidak?
2. Saya lulusan pendidikan matematika, boleh daftar formasi untuk lulusan matematika?
3. Dokumen yang dibutuhkan seperti STR, akreditasi universitas, dan lain-lain
4. Serta hal-hal lain yang tercantum pada pengumuman instansi
DAFTAR ADUAN TERBANYAK KE HELPDESK BKN
Lalu apa aduan terbanyak ke heldesk sscasn.bkn.go.id menyangkut pendaftaran CPNS 2021 sampai hari ini?
Nah, ternyata ada banyak aduan menyangkut pendaftaran dan terus dijawab dan dipantau oleh para petugas sscasn.
Hal itu diungkap dalam wawancara di akun instagram @bkngoid, hari ini.
Dalam wawancara itu disebutkan bahwa laporan paling banyak adalah menyangkut lupa password.
Terdapat 51 ribu laporan lupa password ke helpdesk sscasn.bkn.id.
Baca juga: Beby Silvana Melahirkan Anak Laki-laki, Opick Beri Nama Maulana Muhammad Hasan Abdullah El Firdaus
Pihak BKN pun menyarankan agar jangan membuat password yang terlampau sulit.
Selain itu, sebaiknya pelamar juga memiliki catatan soal password yang digunakan.
Aduan berikutnya yang cukup banyak adalah menyangkut lokasi lahir.
Tercatat terdapat 2000an aduan dari orang-orang yang lahir di luar negeri.
Penyelesaiannya adalah sscasn akan membuatkan lokasi lahir sesuai yang diminta.
Aduan berikutnya yang tidak kalah banyak adalah menyangkut tidak ditemukannya program studi dan perguruan tinggi.
Menyangkut hal ini, beberapa ternyata tidak mencari kata kunci sesuai yang tertulis di data BKN.
Sebagai contoh, di data BKN tertulisnya politeknik kesehatan, tetapi pelamar mencarinya dengan poltekkes.
Oleh karena itu, sebelum melapor ke BKN menyangkut hal ini, pelamar harus mencari dulu dengan berbagai kombinasi kata.
Baca juga: Pekan Ini Nakes Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Pakai Moderna
AWAS SALAH SAAT DAFTAR CPNS 2021
Sementara itu, para pelamar CPNS 2021 pasti sudah banyak yang mengakhiri pendaftaran CPNS 2021 di sscasn.bkn.go.id.
Namun, pihak BKN menemukan ada pelamar CPNS 2021 yang melakukan kesalahan.
Nah, Ini daftar isian yang jangan sampai lengah :
1. Nomor ijazah
Ulang berkali-kali saat mengetiikan nomor ijazah.
Jangan sampai ada salah angka, huruf, maupun tahun di dalamnya.
Sebab nantinya verifikator akan mencocokkan isian ini dengan ijazah asli yang diupload.
Baca juga: Menkes: Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Sesegera Mungkin
2. IPK
Pelamar juga jangan sampai salah dalam mengisikan IPK.
Jangan sampai salah memasukkan angka dan membuat perbedaan dengan ijazah.
Baca juga: Lanjutan Episode Bima S, Satria Harus Mencari Cara Agar Bumi Tidak Hancur
3. Tanggal Ijazah
Pihak BKN sudah mewanti-wanti mengenai hal ini.
Jangan sampai tertukar antara tanggal ijazah dengan tanggal kelulusan.
Tanggal ijazah biasanya berada di bagian bawah ijazah.
Berbeda dengan tanggal kelulusan yang biasanya ada di tengah ijazah.
4. Akreditasi Kampus dan Prodi
Isikan akreditasi sesuai dengan sertiikat akreditasi yang kalian lampirkan.
Jangan sampai tertukar apalagi salah memasukkan data.
Baca juga: Sat Lantas Polres Tangsel Pastikan Tak Ada Pelonggaran Aturan Pada Pos Penyekatan PPKM Darurat
5. Tempat Tanggal Lahir
Bagian ini juga jangan sampai salah.
Cek ulang berkali-kali kesesuainnya dengan yang tertera di KTP.
Sebab nanti verifikator akan melakukan pencocokkan dengan KTP yang kalian lampirkan.
6. Format Surat Lamaran
Pastikan format surat lamaran kalian sesuai dengan yang diinginkan instansi.
Seluruh instansi memiliki format surat lamaran berbeda-beda.
Jadi jangan memakai format surat lamaran dari instansi lain.
Dalam format surat lamaran, biasanya ada beberapa syarat yang diubah oleh pelamar.
Baca juga: Sprinter 100 Meter Lalu Muhammad Zohri dan Alvina Tehupelory Siap Tampil di Olimpiade Tokyo
Pengubahan terjadi karena biasanya format surat lamaran dibuat untuk seluruh jenis pelamar.
Sehingga pelamar akan mengubah isian di dalamnya agar sesuai dengan formasi dan jenis pelamar.
Pastikan bahwa kalian sudah mencantumkan seluruh syarat sesuai jenis pelamar dan formasi yang kalian ambil.
Jangan sampai kalian justru menghilangkannya.
7. Surat Pernyataan
Jangan pernah mengubah isi dalam surat pernyataan.
Menghilangkan salah satu poin dari surat pernyataan dapat menyebabkan kalian gugur di seleksi administrasi.
8. Jangan Salah Upload
Pastikan kalian tidak tertukar dalam mengupload berkas.
Cek ulang berkali-kali sebelum kalian mengakhiri pendaftaran.
Baca juga: Transformasi ke Online Bikin Pejualan Merek Lokal Ini Meroket di Tengah Pandemi
Agar jangan sampai salah dalam mengupload berkas dan tidak teliti.
Sebaiknya para pelamar CPNS 2021 meluangkan waktu tersendiri dalam suasana tenang saat mengupload berkas dan mengisikan setiap isian di sscasn.bkn.go.id.
Jangan biarkan diri kalian mengalami gangguan sekecil apapun saat mengupload berkas dan mengisi isian.
Apabila masih belum yakin, jangan lekas akhiri pendaftaran karena batas akhir pun masih tanggal 21 Juli 2021.