Breaking News:

PPKM Darurat

Manfaatkan PPKM Darurat, Modus Baru Penyelundupan Benur Digagalkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan petugas mendapati ketiga tersangka memindahkan sterofoam dari satu mobil ke mobil

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Polres Pelabuhan Tanjung Priok gagalkan penyelundupan benih lobster atau benur pada Minggu (11/7/2021) kemarin yang menggunakan modus baru yakni memanfaatkan PPKM Darurat. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK --- Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan benih lobster atau benur pada Minggu (11/7/2021) kemarin.

Kawanan pelaku menggunakan modus baru yakni memanfaatkan akses sektor pangan yang selama PPKM Darurat ini diperbolehkan. 

Tiga orang tersangka masing-masing berinisial UJ (40), N (39), dan R (20) ditangkap saat berusaha menyelundupkan benur dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan petugas mendapati ketiga tersangka memindahkan sterofoam dari satu mobil ke mobil lainnya di lokasi kejadian. 

"Setelah dilakukan penggeledahan, ternyata di dalamnya terdapat sejumlah bungkusan plastik berisi benih lobster atau benur," kata Kholis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (13/7/2021).

Tersangka UJ dan N berperan membawa benih lobster dari Sukabumi menuju ke Muara Angke.

Sementara RH memfasilitasi untuk mengetahui kapan pengiriman barang ke pulau Sumatera.

Rencananya mereka akan mengirimkan benur dari Sukabumi, Jawa Barat menuju ke Pulau Sumatera dengan memanfaatkan PPKM Darurat.

Hanya saja pengiriman dilakukan melalui jalur darat. 

"Jadi dari Pelabuhan Ratu mereka ke Jakarta dulu, setelah itu baru akan dikirim ke Sumatera lewat jalur darat," kata Kholis. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved