Senin, 20 April 2026

Virus corona

Nakes Sudah Divaksin Tapi Terpapar Covid-19, Thailand akan Campur Vaksin Sinovac dan AstraZeneca

Thailand akan mencampur vaksin Sinovac dengan AstraZeneca karena banyak tenaga kesehatan yang masih terpapar Covid-19.

Tribunnews.com
Vaksin Astrazeneca (ENDRIK SCHMIDT / DPA-ZENTRALBILD / DPA PICTURE-ALLIANCE MELALUI AFP) 

Diketahui saat ini Thailand tengah menghadapi lonjakan kasus infeksi Covid-19.

Pada Minggu (11/7/2021), negara ini melaporkan rekor tertinggi yakni 9.418 kasus harian dan 91 korban meninggal baru.

Pekan lalu, sebuah klinik yang menjual vaksin Moderna di situs belanja online terjual habis dalam hitungan menit.

Rumah Sakit Phyathai menawarkan 1.800 slot vaksinasi untuk vaksin buatan AS, Moderna melalui e-commerce Shopee.

Satu suntikan dibanderol seharga 1.650 baht Thailand atau sekira Rp 732,8 ribu.

Menurut laporan BBC, Thailand mencatat lebih dari 330.000 kasus Covid-19 dan 2.711 lebih kematian, terhitung sejak awal pandemi.

Sementara itu Worldometers pada Senin (12/7/2021) melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 8.656 di Thailand, sehingga kini totalnya 345.027.

Lalu ada 80 kematian baru, dengan total 2.791. Sebanyak 251.658 pasien telah dinyatakan sembuh.

Thailand ada di urutan ke-60 dunia berdasarkan jumlah total kasus infeksi Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sudah Divaksin Tapi Terpapar Covid-19, Thailand akan Campur Vaksin Sinovac dan AstraZeneca

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved