Berita Internasional
Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Gempa Susulan 1,5 Jam Kemudian
Jepang memprediksi gempa susulan yang bakal terjadi setelah gempa pertama 7,5 magnitudo terjadi di Lepas Pantai Sanriku
WARTAKOTALIVE.COM - Jepang memprediksi gempa susulan yang bakal terjadi setelah gempa pertama 7,5 magnitudo terjadi di Lepas Pantai Sanriku, Senin (20/4/2026) pada pukul 16.52.
Pemerintah Jepang melalui Japan Meteorological Agency (JMA) mengumumkan bahwa peringatan gempa susulan telah dikeluarkan pada pukul 19.30 atau 1,5 jam setelah gempa pertama.
Dijelaskan setelah pemeriksaan menyeluruh terhadap lokasi episentrum dan magnitudonya, Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah menetapkan bahwa gempa tersebut memenuhi kriteria untuk mengeluarkan peringatan tentang gempa susulan.
JMA mengeluarkan "Peringatan Gempa Susulan Lepas Pantai Hokkaido dan Sanriku.
Dalam keterangan resminya, pemerintah Jepang memprediksi gempa bumi susulan akan memiliki skala lebih tinggi dari sebelumnya.
Hal ini berdasarkan contoh umum di masa lalu saat gempa mengguncang Lepas Pantai Hokkaido dan Sanriku.
“Sebagai akibat dari gempa bumi ini, kemungkinan terjadinya gempa bumi skala besar baru di area episentrum yang diantisipasi dari gempa besar, yang membentang dari lepas pantai Nemuro, Hokkaido, hingga lepas pantai Sanriku di wilayah Tohoku, diperkirakan relatif lebih tinggi dari biasanya,”
Baca juga: Jepang Diguncang Gempa 7,5 Magnitudo dan Berpotensi Tsunami, Ini Kata Pemerintah
Sehingga warga di sekitar diimbau untuk antisipasi tsunami dan guncangan yang lebih hemat dari gempa pertama.
“Jika gempa bumi skala besar terjadi di masa mendatang, ada kemungkinan datangnya tsunami besar atau guncangan hebat,”
JMA menjelaskan bahwa di wilayah ini, pernah terjadi gempa bumi dengan magnitudo serupa secara beruntun dalam waktu sekitar seminggu setelah gempa besar pertama.
Oleh karena itu, di daerah yang mengalami guncangan kuat, harap waspada terhadap kemungkinan gempa bumi hingga magnitudo 5 atau lebih tinggi selama sekitar seminggu setelah gempa awal, dan juga waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi yang lebih kuat.
Secara khusus, gempa bumi yang menyebabkan guncangan kuat sering terjadi dalam waktu dua hingga tiga hari setelah gempa awal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Tsunami-Jepang-april.jpg)