Breaking News:

Berita DPRD Kabupaten Bogor

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, DPRD Kabupaten Bogor Minta Dinkes Maksimalkan Peran Puskesmas

DPRD Kabupaten Bogor meminta Dinas Kesehatan untuk memaksimalkan peran puskesmas. Apalagi saat kasus postif Covid-19 sedang melonjak.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Kasus Positif Covid-19 Melonjak, DPRD Kabupaten Bogor Minta Dinkes Maksimalkan Peran Puskesmas. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Kasus positif Covid-19 melonjak, DPRD Kabupaten Bogor minta Dinkes maksimalkan peran Puskesmas.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, meminta agar Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memaksimalkan peran Puskesmas di semua Kecamatan dalam penanganan Covid-19.

"Kita punya 101 Puskesmas di 40 kecamatan. Fasilitas ini harus bisa menangani pasien bergejala ringan," ungkapnya.

Politisi PKS ini juga meminta pefan aktif Puskesmas untuk terus mengedukasi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. 

"Puskesmas harus menjadi tempat screening awal, dan harus ditingkatkan kapasitasnya untuk melayani pasien Covid-19," pungkas Agus.

Baca juga: Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta BPJS Kesehatan Cairkan Klaim Dana Pasien Covid-19

Sementara itu, empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bogor terkendala dana untuk membiayai perawatan pasien Covid-19.

Pasalnya, kondisi keuangan rumah sakit kurang begitu bagus karena ratusan miliar dana yang dipakai untuk penanganan Covid-19 selama ini belum dibayar BPJS Kesehatan.

Tercatat ada Rp 261 miliar klaim dari 4 RSUD (RSUD Cibinong, RSUD Ciawi, RSUD Cileungsi dan RSUD Leuwiliang) belum dibayarkan.

"Ada Rp 61 miliar yang sudah diverifikasi dan tinggal menunggu pembayaran. Sementara Rp 200 miliar masih dispute," kata Ade, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Polisi Klaim Volume Kendaraan di Jalan Raya Jakarta-Bogor Menurun 25 Persen Selama PPKM Darurat

Kondisi ini membuat RSUD di Kabupaten Bogor sulit membeli berbagai perlengkapan untuk merawat pasien Covid-19.

Sebut saja, obat-obatan, oksigen, penambahan tempat tidur dan perekrutan relawan tenaga kesehatan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Rudy Susmanto meminta agar meminta agar BPJS Kesehatan segera mencairkan klaim pelayanan pasien Covid-19.

"Masalah ini harus segera dicarikan solusi. Jika diperlukan, Forkompinda membuat surat bersama ke Kementerian Kesehatan," kata Rudy, Sabtu (10/7/2021).

"Kita berharap klaim ke BPJS Kesehatan segera dicairkan agar tidak menghambat pelayanan ke pasien," imbuhnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved