Breaking News:

Berita DPRD Kabupaten Bogor

Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta BPJS Kesehatan Cairkan Klaim Dana Pasien Covid-19

4 RSUD di Kabupaten Bogor terkendala dana untuk menangani pasien Covid-19. Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor minta BPJS Kesehatan cairkan dana.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta BPJS Kesehatan Cairkan Klaim Dana Pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor minta BPJS Kesehatan cairkan klaim dana pasien Covid-19.

Empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bogor terkendala dana untuk membiayai perawatan pasien Covid-19.

Sebab, kondisi keuangan rumah sakit kurang begitu bagus karena ratusan miliar dana yang dipakai untuk penanganan Covid-19 selama ini belum dibayar BPJS Kesehatan.

Tercatat ada Rp 261 miliar klaim dari 4 RSUD (RSUD Cibinong, RSUD Ciawi, RSUD Cileungsi dan RSUD Leuwiliang) belum dibayarkan.

"Ada Rp 61 miliar yang sudah diverifikasi dan tinggal menunggu pembayaran. Sementara Rp 200 miliar masih dispute," kata Ade, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dan Forkopimda Kunjungi RSUD Cibinong, Semangati Nakes

Kondisi ini membuat RSUD di Kabupaten Bogor sulit membeli berbagai perlengkapan untuk merawat pasien Covid-19.

Sebut saja, obat-obatan, oksigen, penambahan tempat tidur dan perekrutan relawan tenaga kesehatan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Rudy Susmanto meminta agar meminta agar BPJS Kesehatan segera mencairkan klaim pelayanan pasien Covid-19.

"Masalah ini harus segera dicarikan solusi. Jika diperlukan, Forkompinda membuat surat bersama ke Kementerian Kesehatan," kata Rudy, Sabtu (10/7/2021).

"Kita berharap klaim ke BPJS Kesehatan segera dicairkan agar tidak menghambat pelayanan ke pasien," imbuhnya.

Baca juga: Kekurangan Nakes, RSUD Cibinong Kewalahan Tangani Pasien Covid-19, Rudy Susmanto Berikan Dukungan

Sementara terkait kurangnya nakes karena banyak yang terpapar Covid-19, Rudy mengusulkan penempatan prajurit TNI di Batalyon Kesehatan di rumah sakit pemerintah dan swasta yang ada di Kabupaten Bogor.

"Prajurit memiliki kemampuan menangani kondisi darurat seperti sekarang ini. Penularan Covid-19 saat ini termasuk kondisi darurat selain perang. Rumah sakit juga kesulitan merekrut tenaga relawan kesehatan," paparnya.

Wakil Sekjen Partai Gerindra ini menginginkan agar  semua pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit bisa mendapatkan pelayanan yang layak.

"Saat ini jumlah tenaga kesehatan kita yang terpapar sudah sangat banyak, sementara yang tersisa juga sangat kelelahan menangani lonjakan pasien," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved