Breaking News:

Darurat Oksigen

PT Pertamina Siapkan 27 ISO Tank Oksigen untuk Atasi Krisis Oksigen

Guna mengatasi krisis oksigen, PT Pertamina menyiapkan 27 iso tank oksigen, yang akan diserahkan secara bertahap.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
PT Pertamina menyerahkan secara bertahap iso tank oksigen untuk membantu krisis komoditas tersebut bagi pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Enam iso tank diserahkan PT Pertamina ke pemerintah di Dermaga 003, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/7/2021) untuk membantu percepatan penanganan Covid-19. 

Direktur LSCI Pertamina Mulyono mengatakan pihaknya sudah membentuk tim untuk masalah distribusi oksigen yang bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan. 

“Tanggal 6 Juli kemarin kami nerima 21 iso tank, setiap iso tank kapasitas 20 ton. Total ada 27 jadi kapasitasnya dikalikan 20 berarti ada 540 ton totalnya," kata Mulyono. 

Baca juga: Menko PMK Muhadjir Minta Stok Oksigen untuk Pasien Covid-19 Terpenuhi

Sebelumnya, sebanyak 21 iso tank didatangkan dari Morowali, Sulawesi Tengah, tiba di Tanjung Priok pada 6 Juli 2021 kemarin. 

Sementara enam iso tank lainnya dibawa dari Balikpapan, Kalimantan Timur memanfaatkan kapal laut tiba pada 9 Juli 2021. 

Mulyono menyebut iso tank itu untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis bagi pasien Covid-19 di rumah sakit. Bahkan satu di antaranya dibawa ke RS Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. 

"Lagi disiapkan, mudah-mudahan bisa dibawa ke RS Haji. Sedangkan yang dua itu digunakan untuk Jakarta, 20 sisanya untuk Jawa Tengah, Jogja, dan sekitarnya," ucap Mulyono. 

Pada kesempatan itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bantuan 540 ton oksigen tersebut meringankan kebutuhan yang mencapai 800 ton oksigen di Indonesia per harinya. 

Baca juga: Proyeksi Kebutuhan Oksigen di Tanah Air, Sandiaga Uno Kolaborasi dengan Arogya.ai

"Kebutuhan saat ini 800 ton. Dan ini bukan berarti akan ada turun atau naik atau stagnan. Kita lihat situasi," ungkap Erick. 

Erick menambahkan, 27 iso tank oksigen itu akan difokuskan ke wilayah yang berada di Pulau Jawa, Pulau Sumatera, dan Pulau Kalimantan. 

Selanjutnya tangki yang memuat pasokan oksigen dari produsen oksigen tersebut akan disalurkan ke berbagai rumah sakit, khususnya di Pulau Jawa, yang sangat membutuhkan dalam waktu cepat.

"Karena sudah ada mapping kebutuhan Jawa sekian dan pulau lainnya sekian. Untuk data terbaru nanti ambil kebijakan lain sekitar tiga bulan," ungkap Erick.

Baca juga: Kelangkaan Gas Oksigen di Tangsel, PT Federal Gas Industri di Ciputat Masih Layani Pelanggan

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved