Kesehatan

Luncurkan Susu Milk-Ido, OT Group Kirim Donasi 5.000 Paket Susu ke RSD Wisma Atlet dan Panti Asuhan

Peluncuran Susu Milk-Ido ini disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet serta sejumlah panti asuhan.

Dokumentasi OT Group
Peluncuran Susu Milk-Ido disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan dan komunitas anak, Kamis (8/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tingkat konsumsi susu di Indonesia terbilang rendah dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Fakta tersebut dikemukan Ditjen PKH Kementrian Pertanian saat peringatan Hari Susu Sedunia pada 1 Juni 2021.

Susu memiliki banyak manfaat, terutama bagi anak-anak.

Peluncuran Susu Milk-Ido disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan dan komunitas anak, Kamis (8/7/2021).
Peluncuran Susu Milk-Ido disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan dan komunitas anak, Kamis (8/7/2021). (Dokumentasi OT Group)

Melihat kenyataan masih rendahnya konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia, OT Group meluncurkan produk susu Milk-Ido.

Susu dalam kemasan botol ini memiliki kualitas susu sapi segar terbaik dengan harga terjangkau.

Peluncuran ini disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan.

Baca juga: Ini Susu Kacang Almond yang Khasiatnya Tak Kalah dari Susu Beruang, Bisa Buat Sendiri di Rumah

Baca juga: Protein Hewani dari Susu Lebih Mudah Diserap Tubuh Anak untuk Tumbuh Kembang

Donasi paket susu juga diberikan ke komunitas belajar anak-anak pemulung.

Badan Pusat Statistik pada tahun 2020 mencatat konsumsi susu nasional sebesar 16,27 kg/kapita/tahun.

Angka ini lebih rendah dibanding negara-negara lain di Asia Tenggara, misalnya dengan Malaysia 36,20; Myanmar 26,7 dan Thailand 22,20.

Peluncuran Susu Milk-Ido disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan dan komunitas anak, Kamis (8/7/2021).
Peluncuran Susu Milk-Ido disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan dan komunitas anak, Kamis (8/7/2021). (Dokumentasi OT Group)

Data juga menunjukkan, bahan baku utama produk susu di Indonesia, yaitu susu sapi, masih mengandalkan impor hingga memengaruhi harga jual susu ke konsumen.

"Produksi susu sapi dalam negeri hanya bisa mencukupi sekitar 20 persen kebutuhan nasional sehingga sebagian besar harus impor," kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Masih Dianggap Barang Mahal, Tingkat Konsumsi Susu Indonesia Jauh Tertinggal dengan Malaysia

Baca juga: Kisah Sukses Selebgram Sally Varsly, Gemar Bagikan Tips Kesehatan hingga Dirikan Muscle First

Hal tersebut membuat masih rendahnya tingkat konsumsi susu di masyarakat Indonesia, terutama kalangan anak-anak.

Pertengahan tahun ini OT Group kembali berinovasi dan meluncurkan produk Susu Milk-Ido.

Susu kemasan botol ini memakai bahan utama susu sapi segar Friesian Holstein, jenis sapi perah yang dikenal memproduksi susu terbanyak kualitas terbaik.

Peluncuran Susu Milk-Ido disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan dan komunitas anak, Kamis (8/7/2021).
Peluncuran Susu Milk-Ido disertai program donasi paket susu ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, serta sejumlah panti asuhan dan komunitas anak, Kamis (8/7/2021). (Dokumentasi OT Group)
Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved