Breaking News:

PPKM Darurat

Langgar PPKM Pabrik Konveksi di Sukapura Digerebek, Begini Modusnya Agar Tak Terpantau Petugas

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan penggerebekan berawal dari informasi masyarakat adanya pabrik yang masih beroperasi

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Ruko yang dijadikan pabrik konveksi di Jalan Gading Griya, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara digerebek karena melanggar PPKM Darurat. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING --- Sebuah ruko yang dijadikan pabrik konveksi di Jalan Gading Griya, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara digerebek aparat Polres Metro Jakarta Utara pada Kamis (8/7/2021) siang. 

Penggerebekan rumah toko (ruko) tiga lantai yang dijadikan pabrik konveksi tersebut karena kedapatan melanggar ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021.

Rolling door pabrik konveksi itu hampir tertutup sepenuhnya dan terlihat seperti tidak beroperasi seperti ruko-ruko lain.

Namun ketika didatangi oleh polisi ternyata terungkap di dalamnya terdapat puluhan karyawan. 

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi penggerebekan, di dalam ruko bernomor F 1/9 tersebut terdapat puluhan karyawan yang sedang bekerja menjahit.

Saat itu juga seluruh karyawan diperintahkan berhenti kerja oleh aparat saat proses penggerebekan. 

Sementara di ruko F 1/8 sebelahnya digunakan sebagai gudang penyimpanan bahan konveksi.

Pada kesempatan itu pihak kepolisian mendapati sejumlah karyawan bersembunyi di sebuah ruangan. 

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan penggerebekan berawal dari informasi masyarakat adanya pabrik yang masih beroperasi saat PPKM Darurat.

"Kami menemukan ada beberapa pelanggaran yang kami cek. Ini di wilayah Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara," kata Guruh di lokasi.

Penggerebekan dilakukan karena pabrik konveski tersebut bukan perusahaan non-esensial.

Pemilik pabrik berinisial V ternyata masih mempekerjakan 100 persen karyawannya.

"Kita temukan 100 persen. Selama PPKM ini mereka beroperasi terus tanpa memperdulikan aturan yang berlaku," ungkap Guruh. 

Polisi pun mengamankan 55 orang dan pemilik pabrik konveksi.

Mereka pun menjalani swab test antigen untuk memastikan terpapar Covid-19 atau tidak selama bekerja saat PPKM Darurat. 

Baca juga: Sulitnya Menembus Pos Penyekatan di Jalan Daan Mogot, Dua Kali Diperiksa Jika Ingin Masuk Jakarta

Baca juga: Polisi Sita Flashdisk Berisi Video Hajatan di Rumah Lurah Pancoran Mas Sejumlah Orang Berjoget-joget

Baca juga: Percepat Vaksinasi Covid-19 Pemkab Bogor Gelar Vaksinasi Massal Tiap Senin dan Rabu di 40 Kecamatan

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved