Selasa, 26 Mei 2026

Open Source Jadi Game Changer dan Inovasi Bisnis Terbaik di Masa Pandemi

Pada masa penuh tantangan ini, open source bisa menjadi game changer, karena menawarkan efisiensi dan kemandirian.

Tayang:
ISTIMEWA
Webinar bertajuk 'Open Source Making A Difference in Business Innovation In This Pandemic,' Rabu (7/7/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung setahun lebih, mengubah perilaku sosial masyarakat di seluruh dunia.

Semua kegiatan masyarakat menjadi serba online, menjadikan satu sisi roda bisnis berjalan lebih cepat, tetapi banyak juga yang berjalan lebih lambat.

Sehingga, memberi banyak tekanan dan tantangan pada perusahaan agar tak sekadar bisa bertahan, namun juga memenangkan persaingan.

Padahal, ekonomi dunia memaksa seluruh pemerintahan maupun sektor bisnis melakukan pengetatan anggaran, tidak terkecuali di Indonesia.

Kondisi normal memang harus secara mendadak berubah seiring pandemi yang belum juga usai.

Namun, mengutip apa yang disampaikan oleh profesor asal Austria, Peter Drucker, pendidik dan ahli manajemen, bahaya yang lebih besar saat turbulensi, bukan turbulensi itu sendiri, melainkan menanggapinya dengan logika yang sudah ketinggalan zaman.

Sejalan dengan pemikiran beliau untuk masa ini, kita tidak bisa lagi menyikapi perubahan zaman karena pandemi dan kemajuan teknologi yang sangat pesat, menggunakan cara penghematan biasa, namun harus lebih dari itu, kita membutuhkan terobosan.

Efisiensi dan Kemandirian

Inovasi di bidang infrastruktur teknologi informasi (TI) pada akhirnya menjadi kunci yang akan membawa pemerintah maupun perusahaan, bertransformasi menjadi lebih kuat dan mampu bersaing di segala zaman.

Pada masa penuh tantangan ini, open source bisa menjadi game changer, karena menawarkan efisiensi dan kemandirian.

Perbankan yang butuh keamanan data tingkat tinggi hingga startup yang perlu kemudahan dan efisiensi, telah memanfaatkan open source sejak lama.

Jadi, tak ada salahnya jika di masa sulit ini pelaku usaha kecil dan menengah juga memanfaatkannya, agar bisa segera masuk ke dunia digital, guna memperluas pasar sesuai arahan pemerintah.

Dengan memanfaatkan keunggulan dari open source, yang mampu terhindar dari pembelian lisensi software berbayar yang mahal, memberikan potensi layanan yang jauh lebih baik lagi.

Karena, penggunaannya secara terbuka, tidak ada vendor-lock-in, dan dukungan mumpuni dari penyedia layanan yang terpercaya, membebaskan pengguna dari ketergantungan vendor asing.

Adopsi open source sebagai bagian dari inovasi atau terobosan untuk efisiensi perusahaan, merupakan hal yang tidak terelakkan, terlebih di masa sekarang ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved