Sabtu, 9 Mei 2026

Virus Corona

80 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Terinfeksi Varian Delta, yang Positif Cenderung Harus Dirawat

Daeng mengungkapkan, varian Delta sudah merajai kasus-kasus terbaru atau yang meningkat tajam di Tanah Air beberapa waktu terakhir.

Tayang:
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Ketua PB IDI dr Daeng M Faqih mengungkapkan, laporan di lapangan menyebut sebanyak 80 persen pasien Covid-19 di Indonesia saat ini, terinfeksi varian Delta. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih mengungkapkan, laporan di lapangan menyebut sebanyak 80 persen pasien Covid-19 di Indonesia saat ini, terinfeksi varian Delta.

Hal ini diungkapkan Daeng ketika menjadi narasumber dalam acara Gelora Talks bertajuk 'Benarkah Varian Baru Covid-19 Makin Ganas?' Secara daring.

"Kami sudah dapat laporan dari kawan-kawan di lapangan, kalau dari Kemenkes belum."

Baca juga: JPU Tak Ajukan Kasasi Pemangkasan Hukuman Pinangki, ICW: Selamat kepada Bapak ST Burhanuddin

"Dari kawan-kawan LIPI yang sedang meneliti, dapat laporan bahwa memang varian Delta ini di lonjakan sekarang ini, 80 persen menginfeksi daripada varian yang lain," kata Daeng, Selasa (6/7/2021).

Daeng mengungkapkan, varian Delta sudah merajai kasus-kasus terbaru atau yang meningkat tajam di Tanah Air beberapa waktu terakhir.

Dia mencontohkan, sebuah rumah sakit merawat pasien Covid-19 berjumlah 211 orang.

Baca juga: Tak Pakai Masker dan Mengaku Keponakan Jenderal, Remaja di Serpong Ini Dihukum Push Up

Dari jumlah tersebut, 160 orang di antaranya terindikasi terpapar varian Delta.

"Artinya varian Delta ini sekarang lagi merajai di kasus lonjakan karena memang kecepatan penularannya," jelas Daeng.

Daeng mengungkap varian Delta diduga lebih memperburuk kondisi mereka yang terjangkit, dibanding varian Covid-19 awal.

Baca juga: Mulai 21 Juli 2021, Semua Kader Golkar Harus Pasang Foto Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

Pernyataan Daeng bukan tanpa alasan, dirinya mengungkap kebanyakan kasus Covid-19 saat ini lebih berpotensi harus dirawat di rumah sakit.

"Kemudian varian Delta ini menyebabkan perburukan lebih sering."

"Buktinya memang kebanyakan kasus-kasus sekarang ini kalau dikatakan oleh para peneliti potensi untuk dilarikan ke rumah sakitnya itu lebih tinggi dari (varian) sebelumnya."

Baca juga: Kemenkes Bantah Faskes Kolaps, LaporCovid-19: Sangat Menyakiti Hati Keluarga Korban Meninggal

"Ini menunjukkan kalau kasus harus dirawat di rumah sakit," jelas Daeng.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 6 Juli 2021, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 600.937 (23.4%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 416.615 (17.2%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 272.775 (11.3%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 182.076 (8.3%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 81.006 (3.8%)

RIAU

Jumlah Kasus: 73.194 (3.4%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 68.100 (2.6%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 65.783 (3.3%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 60.060 (2.7%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 53.511 (2.5%)

BALI

Jumlah Kasus: 52.323 (2.5%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 37.236 (1.7%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 36.721 (1.8%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 30.152 (1.4%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 28.848 (1.1%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 27.056 (1.2%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 23.302 (1.0%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 22.390 (1.0%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 21.207 (1.1%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 21.068 (0.9%)

ACEH

Jumlah Kasus: 19.784 (0.9%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 16.793 (0.8%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 15.945 (0.6%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 14.161 (0.7%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 13.820 (0.7%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 13.511 (0.6%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 13.384 (0.7%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 12.270 (0.5%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 12.069 (0.6%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 11.079 (0.5%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 9.694 (0.4%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 6.110 (0.3%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 6.026 (0.3%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 6.012 (0.2%). (Vincentius Jyestha)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved