Breaking News:

Peserta Vaksin Covid-19 Diizinkan Melintas Pos Penyekatan PPKM Darurat di Bintaro Sektor 3

Peserta vaksin Covid-19 diperbolehkan melintas di pos penyekatan di Bintaro Sektor 3.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com
Pengawas Pos Sekat Tangsel Iptu Sukirno, telah menegaskan kepada masyarakat yang tidak mempunyai kepentingan tidak boleh melewati area penyekatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN - Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel), hingga Dinas Perhubungan (Dishub) terus membatasi mobilitas kendaraan yang melintas di Pos Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jalan Bintaro Utama 3, Pondok Aren.

Sejak diberlakukannya pada 3 Juli 2021 kemarin, sejumlah kendala penyekatan mobilitas kendaraan pun dirasakan para petugas gabungan. 

Diantaranya protes para pengendara akibat jalan utama penghubung antar wilayah Kota Tangsel dengan Jakarta Selatan (Jaksel) itak dapat dilalui kendaraan. 

Baca juga: Hari Keempat PPKM Darurat, Polda Metro Jaya Klaim Jumlah Kendaraan Menurun Drastis Hari Ini

Namun berjalannya waktu sejumlah pengendara mulai diizinkan untuk dapat melintasi Jalan Bintaro Utama 3, Ponsok Aren, Kota Tangsel. 

"Kendaraan yang diperkenankan melintas di penyekatan ini yang terkait esensial dan kritikal. Jadi kendaraan yang selain itu dilarang melintas, juga bagi warga yang mondar-mandir tujuannya tidak jelas ya kita larang melintas," kata Perwira Pos Penyekatan PPKM Darurat Bintaro, Iptu Sukirno di lokasi, Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (6/7/2021).

Suasana di pos penyekatan Bintaro Sektor3.
Suasana di pos penyekatan Bintaro Sektor3. (Warta Kota/Rizki Amana)

Sementara, kata Sukirno, bagi warga yang memiliki kepentingan darurat seperti perjalanan ke rumah sakit diizinkan melintas tak terkecuali bagi mereka yang mengikuti program vaksinasi covid-19.

Baca juga: Posko Penyekatan PPKM Darurat di Kedungwaringin Bekasi-Karawang, Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Menurutnya para pengendara tersebut diizinkan melintas dengan syarat menunjukan dokumen program vaksinasi covid-19 yang diikutinya. 

"Boleh melintas asal menunjukan bukti pesan atau bukti pendaftaran vaksinasi. Kalau hanya bicara mau vaksin tapi tidak menyertakan bukti tidak kami beri lewat takutnya hanya mengaku- ngaku," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved