Breaking News:

Corona Jabodetabek

Mampu Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji Pondok Gede dan JIExpo Bakal Jadi Tempat Isolasi

Pasalnya, Asrama Haji dapat menampung sekitar 1.000 pasien, sedangkan JIExpo bisa menampung 20.000 pasien.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
Dok BNPB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan Pemerintah Pusat bersama Pemerintah DKI Jakarta berencana menyiapkan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur dan JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat sebagai rumah sakit darurat untuk menampung pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR --- Pemerintah Pusat bersama Pemerintah  Provinsi DKI Jakarta berencana menyiapkan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur dan JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat sebagai rumah sakit darurat untuk menampung pasien Covid-19.

Pasalnya, Asrama Haji dapat menampung sekitar 1.000 pasien, sedangkan JIExpo bisa menampung 20.000 pasien.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI bersama kementerian lainnya tengah menyiapkan penggunaan Asrama Haji.

Pemprov DKI, kata dia, tentu mendukung rencana pemerintah pusat tersebut karena langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi penambahan pasien Covid-19 di Ibu Kota.

“Kami memonitor bahwa positifnya adalah gedung terstruktur dan organisasinya sudah ada, sehingga penambahannya tidak perlu waktu lama. Harapanya dapat segera dioperasikan,” kata Widyastuti yang dikutip dari YouTube Kemkominfo TV pada Selasa (6/7/2021).

Sementara untuk penggunaan JIExpo, kata dia, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan pendekatan dengan para pemangku kepentingan di sana.

Kata dia, kapasitas daya tampung JIExpo sangat besar mencapai 20.000 orang, sehingga dia berharap pengelolaannya dapat dilakukan oleh Polri atau TNI seperti halnya RSDC Wisma Atlet.

“Kami belajar dari RSDC Wisma Atlet, di mana dengan kapasitas besar itu memang dibutuhkan kendali yang tidak dari sipil. Mungkin TNI-Polri yang bisa kendalikan, karena itu jumlah yang banyak,” ujarnya.

“Dan tentu itu mengendalikan masyarakat untuk patuh SOP menjadi sesuatu yang penting di kapasitas yang besar,” tambahnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyiapkan skenario bila kasus aktif Covid-19 di Jakarta meledak hingga 100.000 orang. Hingga Jumat (2/7/2021), kasus aktif Covid-19 di Jakarta menembus 78.531 orang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved