Sabtu, 25 April 2026

Kabar Duka

Harmoko Mengidap Progressive Supranuclear Palsy Sejak 2013 Hingga Meninggal

Menurut informasi keluarga, penyebab meninggal Harmoko karena mengidap penyakit PSP (Progressive Supranuclear Palsy)

Kompas.com
Harmoko menderita penyakit Progressive supranuclear palsy sejak 2013 hingga akhir hayatnya 

Gejala ini akan bertambah parah seiring memburuknya penyakit, termasuk:

  • Gerakan tubuh yang kaku
  • Sering jatuh
  • Gangguan bicara dan kesulitan menelan
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Gangguan tidur
  • Kehilangan minat terhadap hal-hal yang biasanya ia sukai
  • Perilaku impulsif, termasuk tertawa atau menangis tanpa alasan yang jelas
  • Kesulitan dengan daya ingat, berpikir jernih, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan
  • Depresi dan kecemasan
  • Ekspresi wajah seperti takut atau kaget, karena otot wajah kaku

Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan pada dokter untuk informasi tentang gejala lainnya.

Penyebab PSP

Penyebab progressive supranuclear palsy tidak diketahui.

Namun, peneliti menemukan bahwa pada penderita progressive supranuclear palsy, sel otak yang menurun kinerjanya memiliki jumlah protein tau yang abnormal.

Penumpukan protein tau juga terjadi pada penyakit degeneratif lain, misalnya Alzheimer.

Progressive supranuclear palsy biasanya terjadi tanpa adanya riwayat penyakit tersebut di dalam keluarga.

PSP biasanya menyerang orang-orang di usia 60-an, dan belum pernah ditemukan pada orang-orang usia di bawah 40

Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan progressive supranuclear palsy, sehingga penderita hanya bisa melakukan perawatan untuk mengatasi gejalanya saja.

Pengobatan ini termasuk:

  • Obat-obatan untuk penyakit Parkinson, yang bisa meningkatkan dopamin, kadar kimia otot yang membantu melancarkan gerakan otot. Efektivitas obat ini terbatas dan biasanya hanya bertahan 2-3 tahun.
  • Botox bisa disuntikkan dalam dosis kecil ke otot sekitar mata, untuk menghambat sinyal kimia yang membuat otot menegang, sehingga kejang pada kelopak mata bisa dikurangi.
  • Kacamata dengan lensa bifokal atau prisma, yang bisa membantu mengatasi kesulitan melihat ke bawah.
  • Terapi untuk membantu kesulitan menelan.
  • Terapi fisik untuk membantu keseimbangan tubuh.

Peneliti sedang berusaha mengembangkan obat-obatan untuk mengatasi progressive supranuclear palsy, termasuk terapi yang bisa mencegah terbentuknya protein tau.

Suasana rumah duka

Suasana rumah duka Harmoko di Jalan Taman Patra Kuningan XII/12, Kuningan, Jakarta Selatan, terlihat sepi, Senin (5/7/2021).
Suasana rumah duka Harmoko di Jalan Taman Patra Kuningan XII/12, Kuningan, Jakarta Selatan, terlihat sepi, Senin (5/7/2021). (Wartakotalive/Ramadhan LQ)

Rumah duka yang berada di Jalan Taman Patra Kuningan XII/12, Kuningan, Jakarta Selatan, terlihat sepi.

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, Senin (5/7/2021), pukul 08.30 WIB, hanya ada pegawai rumah sedang duduk di depan rumah.

Karangan bunga berjejer di depan rumah duka Harmoko. Sejumlah tokoh menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Harmoko.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved