Breaking News:

PPKM Darurat

Pemkot Bekasi Terapkan PPKM Darurat, Polisi Bakal Putar Balik Kendaraan di Wilayah Perbatasan

Pemkot Bekasi Terapkan PPKM Darurat, Polisi Bakal Putar Balik Kendaraan di Wilayah Perbatasan. Berikut Selengkapnya

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Aloysius Suprijadi menyatakan siap menjaga perbatasan dan memutarbalikkan kendaraan yang keluar masuk Bekasi mulai malam ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota menggelar apel gelar pasukan di pelataran Mapolres Metro Bekasi Kota, Bekasi Selatan, Jumat (2/7/2021) sore.

Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Aloysius Suprijadi menjelaskan kegiatan digelar dalan rangka kesiapan petugas dari unsur tiga pilar saat penerapan PPKM Darurat di kawasan Bekasi Kota pada Sabtu (3/7/2021) mendatang.

"Ini apel gelar pasukan untuk menunjukkan kesiapan petugas kami di lapangan dari tni polri BPBD, pemda dan dishub," kata Suprijadi saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan telah menyiapkan skema penyekatan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Adapun kegiatan penyekatan akan dilakukan di dua lokasi yang merupakan kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi.

"Nanti malam pukul 00.00 WIB akan diberlakukan PPKM Darurat, untuk itu harus dicek kesiapan dan daftar tugas termasuk pemahaman petugas terhadap aturan yang diberlakukan di PPKM darurat. Ada penyekatan di dua titik, Sumber Artha dan Patung Garuda, yang berbatasan dengan Jakarta Timur," ungkapnya.

Baca juga: Dikabarkan Dapat Sembuhkan Covid-19, Masyarakat Diminta BPOM Bijak dan Pintar Gunakan Ivermectin

Pihaknya akan menanyakan kepentingan mobilitas warga. Apabim dinilai petugas keperluannya tak mendesak, petugas bakal memberikan sanksi putar balik bagi masyarakat.

"Itu penyekatan terhadap mobilitas masyarakat, kami tanya kemana, kalau tidak penting, critical dan essensial, diperintahkan untuk balik ke rumah masing-masing, kita putar balik," kata Suprijadi.

Baca juga: Atur Distribusi Obat di Masyarakat, BPOM Bantah Blokir PT Harsen Selaku Produsen Ivermectin

Terkait hal tersebut, dirinya meminta agar masyarakat bisa memahami kondisi kedaruratan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Diketahui PPKM darurat Jawa-Bali diberlakukan dari tanggal 3-20 Juli 2021 mendatang.

"Dua minggu ini kita harapkan masyarakat bisa menahan diri agar diam di rumah dan tidak keluyuran," tuturnya. (abs)  

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved