Sabtu, 2 Mei 2026

Vaksinasi Pelajar

PSI Minta Pemprov DKI Libatkan Sekolah untuk Vaksinasi Pelajar Usia 12-17 Tahun

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta meminta pemerintah daerah untuk melibatkan sekolah negeri dan swasta dalam proses vaksinasi pelajar.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Ricky Martin Wijaya
Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad meminta pemerintah daerah untuk melibatkan sekolah negeri dan swasta dalam proses vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta meminta pemerintah daerah untuk melibatkan sekolah negeri dan swasta dalam proses vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun.

Partai yang baru duduk pertama kali di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat, itu menilai sekolah memiliki data valid terkait anak-anak yang masih dalan rentang usia penerima vaksin.

“Sekolah juga sudah memiliki jaringan komunikasi aktif dengan orang tua sehingga sosialisasi vaksinasi dapat lebih efektif,” ujar Ketua Fraksi PSI DPRD Jakarta Idris Ahmad, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Sejumlah Siswa-siswi SMAN 20 Jakarta Antusias Tapi Juga Deg-degan Saat Disuntik Vaksin Covid-19 

Selain itu, kata Idris, sekolah juga memiliki infrastruktur yang memadai untuk dijadikan lokasi vaksinasi.

Sekolah memiliki area terbuka yang luas seperti aula, lapangan olahraga, ataupun ruang kelas yang memiliki sirkulasi udara baik.

Belum lagi sekolah yang umumnya berada dekat dengan tempat tinggal siswa dan sebagian juga dilengkapi dengan tempat parkir sehingga memudahkan mobilisasi

“Pemprov DKI harus cepat berkoordinasi dengan sekolah, terlebih saat ini sedang libur sekolah sehingga vaksinasi anak bisa terus digenjot,” katanya.

Menurut Idris, pelaksanaan vaksin Covid-19 pada anak harus tetap dalam pengawasan orang tua, namun dia menyarankan agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak tidak digabung dengan vaksinasi umum orang dewasa.

Tujuannya untuk meminimal resiko terpapar infeksi virus Covid-19 selama menunggu ataupun mengantre giliran vaksin.

“Anak yang akan divaksin harus didampingi orang dewasa. Setelah vaksin harus dipastikan segera pulang ke rumah dan tidak bermain-main dengan teman-temannya di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Baca juga: Vaksin Covid-19 dari TNI AL Serbu Marina Ancol, 300 Orang Jadi Sasaran

Bertepatan dengan pelaksanaan PPKM Darurat pada 3-20 Juli mendatang, Idris meminta Pemprov DKI memaksimalkan masa tiga pekan ini untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak.

“Libatkan sekolah, libatkan orang tua, agar proses vaksinasi bisa berjalan lancar. Sosialisasi juga harus gencar dan pastikan ada nomor darurat Pemprov DKI yang dapat dikontak. Waktu adalah kunci, jangan sampai Pemprov DKI Jakarta tidak bergerak cepat,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan vaksinasi untuk usai 12 tahun hingga 17 tahun di SMAN 20 Jakarta. Vaksinasi untuk usai di bawah 18 tahun itu baru pertama kali dilakukan.

Anies tiba di SMAN 20 Jakarta pada pukul 10.09 WIB. Dengan mengendarai kendaraan berplat nomor B 1 DKI, Anies datang dengan didampingi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, serta Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, serta PangkoopsAU dan Pangkoormada I. 

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Berharap Distribusi Vaksin Covid-19 di Kabupaten Tangerang Lancar

Dalam kesempatan itu, Anies langsung menuju tempat para siswa yang tengah menjalani vaksinasi, Anies bersama jajaran TNI Polri pun juga cukup kompak, sebab keduanya hadir dengan seragam Dinas lengkap, hanya saja Anies memakai setelan jas hitam.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved