Breaking News:

Virus Corona

Dokter dan Nakes Kerja Lebih dari 40 Jam per Minggu, Berujung Mudah Terpapar Covid-19

Lonjakan kasus Covid-19 juga disertai banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPASTV/DANY SAPUTRA
Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban mengatakan, akibat jam kerja lebih dari 40 jam per minggu, dokter dan nakes menjadi kurang istirahat dan berujung mudahnya terpapar Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 juga disertai banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar.

Hal itu membuat beban nakes di lapangan kian bertambah.

"Jadi kita berat sekali di lapangan."

Baca juga: DAFTAR Lengkap 26 Kapolri dari Masa ke Masa, Awalnya Dijabat Jenderal Bintang Tiga

"Yang (nakes) sakit banyak, yang meninggal banyak, berarti tenaganya berkurang jumlahnya."

"Sedangkan beban pekerjaannya bertambah."

"Tantangan ke depannya bertambah, rumah sakit ke penuh," ujar Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban, dalam diskusi virtual, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Warga Bekasi Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya Saat Isolasi Mandiri, Sempat Sesak Napas

Ia mengatakan, akibat jam kerja lebih dari 40 jam per minggu, dokter dan nakes menjadi kurang istirahat dan berujung mudahnya terpapar Covid-19

'Berarti juga kan waktu kerja seorang dokter untuk mengobati Covid-19 menjadi bertambah."

"Jadi kalau terlalu lama bekerjanya lebih dari seharusnya, lebih dari 40 jam per minggu, itu bisa menyebabkan dokternya capek."

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Berlakukan PPKM Darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021

"Dan membuat dokter tidak waspada dan mudah tertular," ujar guru besar FKUI ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved