Virus Corona Jabodetabek

Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bogor Mengkhawatirkan DPRD Kabupaten Bogor Semangati Tenaga Kesehatan

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim saat mengunjungi RSUD Cibinong dan RSUD Ciawi.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bogor Mengkhawatirkan DPRD Kabupaten Bogor Semangati Tenaga Kesehatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG  - Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bogor mengkhawatirkan, DPRD Kabupaten Bogor semangati tenaga kesehatan.

Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor mengunjungi RSUD Cibinong dan RSUD Ciawi.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim saat mengunjungi kedua rumah sakit tersebut.

Mereka pun menyemangati pihak manajemen dan tenaga kesehatan yang tengah berjibaku menangani lonjakan pasien Covid-19.

"Dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya adalah aset sangat berharga kita di tengah situasi pandemi saat ini. Kami di DPRD ingin memberi dukungan kepada mereka baik secara moril maupun kebijakan strategis yang mereka butuhkan," ujar Rudy Susmanto, Selasa (29/6/2021).

Pandemi yang memasuki tahun kedua, lanjutnya, bisa diibaratkan seperti 'perang' abad modern.

Meski tidak ada letusan peluru dan tetesan darah, namun jumlah korban meninggal semakin hari semakin bertambah.

Baca juga: Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemerintah Tambah Vaksin untuk Percepat Vaksinasi

Jumlah orang yang terpapar juga mengalami lonjakan cukup tajam dan diperkirakan trennya masih akan meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

"Kondisi ini menuntut semua pihak untuk bersinergi. Mengambil langkah antisipasi yang cepat dan terukur dan juga komitmen kita semua disiplin mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Wakil Ketua DPRD, Agus Salim menambahkan, DPRD bersama Pemkab Bogor terus berupaya agar penanganan Covid-19 bisa berjalan maksimal.

Baca juga: Kisah Fikri Hudi Oktiarwan Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ikut Lengserkan Soeharto dan Masuk PKS

Dari sisi anggaran misalnya, porsi belanja APBD 2021 ditekankan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Termasuk di dalamnya untuk insentif bagi tenaga kesehatan. Kami meminta, agar anggaran tersebut segera dicairkan sebagai bentuk apresiasi pemerintah untuk tenaga kesehatan," katanya.

Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor dalam beberapa pekan ke belakang memang sangat mengkhawatirkan.

Wakil Direktur RSUD Cibinong, dr. Fusia Medyawati mengungkapkan, untuk mengurai antrian pasien yang memerlukan instalasi gawat darurat, pihaknya dibantu pihak kepolisian telah mendirikan tenda darurat.

"Tenda itu awalnya hanya untuk ruang antrian pasien yang akan masuk ruang IGD. Tapi karena pasien terus berdatangan akhirnya kita jadikan ruang IGD," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved