Selasa, 14 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Gara-gara Klaster OPD, Balai Kota Tangsel Lockdown, Belasan Pekerja Positif Covid-19

Terkait hal Balai Kota Tangsel lockdown, dibenarkan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan.

Editor: PanjiBaskhara
Istimewa
Ilustrasi: Klaster organisasi perangkat daerah (OPD), membuat Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lockdown, Selasa (29/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Dampak dari klaster organisasi perangkat daerah (OPD), membuat Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lockdown.

Terkait hal Balai Kota Tangsel lockdown, dibenarkan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan.

Pilar Saga Ichsan membenarkan, bila di Balai Kota Tangsel terdapat klaster Covid-19 pada sejumlah pekerja di OPD.

Diungkapnya, penularan dan penyebaran terjadi pada sejumlah OPD membuat dirinya bersama Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie tak berkantor sementara waktu berkantor di Balai Kota Tangsel, Ciputat.

Baca juga: TNI Kirim Lagi 400 Tenaga Kesehatan untuk Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabodetabek

Baca juga: Update Kasus Covid-19 Jagakarsa di Jalan Pepaya Setelah Lockdown Tak Ada Penambahan

Baca juga: Hasil Tes Swab Antigen 8 Orang Termasuk Hakim Positif, PN Depok Lockdown Dilockdown Lima Hari

"Sekarang kan lagi lockdown. Wali Kota, Wakil Wali Kota tidak berkantor di Pemkot sampai pertengahan Juli"

"karena tingginya kasus di dalam Pemkot sendiri," katanya saat ditemui di Universitas Pamulang, Buaran, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (29/6/2021).

Kendati menjadi klaster penularan infeksi covid-19, pihaknya mengaku masih memberlakukan sistem pembagian jadwal Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO).

Menurutnya penerapan tersebut telah berlaku sejak sepekan lalu pasca terjadinya penularqn dan penyebaran infeksi covid-19 yang terjadi.

"Wah banyak, di Bappeda saja kalau tidak salah ada 13 orang (Positif Covid-19). Makanya kita kerjanya arahan Pak Wali 25 persen WFO, 75 persen (WFH) di rumah."

"Untuk Pol PP sama Dishub 100 persen di lapangan berjalan hampir seminggu. Jadi segala kegiatan administrasi ataupun rapat melalui daring," katanya.

Diketahui, kasus infeksi covid-19 di Kota Tangsel terus meningkat.

Laman lawancovid19.tangerangselatankota.go.id mencatat tambahan kasus konfirmasi positif infeksi covid-19 pada Selasa, 29 Juni 2021.

Diketahui, ditotal ada 167 orang positif Covid-19, sembuh sebanyak 24 orang, dirawat sebanyak 141 orang, dan meninggal sebanyak dua orang.

Dari data tersebut tercatat kasus keseluruhan konfirmasi positif sebanyak 13.166 orang sejak pandemi covid-19 melanda.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved