Breaking News:

Berita Depok

Hasil Tes Swab Antigen 8 Orang Termasuk Hakim Positif, PN Depok Lockdown Dilockdown Lima Hari

"Kantor Pengadilan Negeri Depok untuk sementara kegiatan operasionalnya (persidangan) dihentikan. Namun, untuk hal-hal yang bersifat urgent tetap

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
ILUSTRASI --- Majelis Hakim PN depok bacakan putusan atas gugatan derden verzet pedagang pasar kemiri muka dalm sidang di PN Depok, Senin (12/11/2018). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Pengadilan Negeri (PN) Depok memutuskan untuk menghentikan sementara segala kegiatan yang ada setelah menggelar tes swab antigen pada 17 dan 23 Juni 2021, 

Hal itu disebabkan hasil swab antigen yang dilakukan terhadap seluruh hakim, ASN, dan pegawai honorer di PN Depok didapati adanya dua orang yang positif.

Sementara enam orang ASN lainnya juga dinyatakan positif setelah melakukan swab antigen mandiri.

Sehingga total yang terpapar di lingkungan PN Depok sebanyak delapan orang termasuk satu diantaranya adalah hakim.

Humas PN Depok Ahmad Fadil mengatakan, saat ini ke delapan orang yang dinyatakan positif tersebut tengah menjalani isolasi mandiri.

"Kantor Pengadilan Negeri Depok untuk sementara kegiatan operasionalnya (persidangan) dihentikan. Namun, untuk hal-hal yang bersifat urgent tetap dilayani namun sifatnya terbatas," papar Fadil saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Jumat (25/6/2021).

Penghentian sementara itu dikatakan Fadil berlangsung mulai 28 Juni sampai 2 Juli 2021 yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Depok yang memang sedang mengalami grafik peningkatan ini.

"Seteleh melakukan koordinasi dengan Pengadilan Tinggi Bandung, maka akhirnya pimpinan PN Depok melakukan Penundaan Semua Pelayanan dan Aktivitas di Pengadilan Negeri Depok," katanya.

Untuk pelayanan yang masih di buka dikatakan Fadil antara lain pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang berlangsung mulai pukul 08.00-12.00 WIB.

Selain itu, pelayanan lainnya adalah upaya hukum perdata dan pidana, perpanjangan penahanan, penyitaan dan penggeledahan, penerimaan surat masuk, dan persidangan pidana atau anak yang akan habis masa penahanannya.

Penghentian sementara ini, kata Fadil diharapkan dapat membuat lingkungan PN Depok menjadi steril dari Covid-19.

"Pada tanggal 5 Juli 2021, pelayanan akan kembali normal," singkatnya.

Selama diberlakukan penghentian sementara, Fadil menambahkan, kegiatan dilakukan penyemprotan disinfektan ke semua ruangan kantor PN Depok, dan bagi Hakim & Pegawai PN Depok yang terpapar Covid-19 diberikan izin sakit untuk melakukan Isolasi Mandiri.

"Salam sehat dan tetap mematuhi protokol kesehatan," tuturnya.

Baca juga: Tampung Pasien Covid-19, RSUD Tarakan Bakal Bangun Tenda Darurat di SDN 02 Cideng

 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved