PPKM Mikro

Pemprov DKI Gandeng Polda Bentuk Posko Asistensi Perizinan di Kampung Tangguh Jaya

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI membuka peluang berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan inovasi layanan.

TRIBUNNEWS/LUSIUS GENIK
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI membuka peluang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan inovasi layanan selama PPKM Mikro. Foto ilustrasi: Gubernur Anies Baswedan mengatakan, tidak semua pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet warga DKI. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta meyakini, salah satu upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di tengah situasi pandemi adalah dengan menjalin sinergi yang kolaboratif dengan berbagai stakeholder.

Untuk itu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta membuka peluang seluas- luasnya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan inovasi layanan.

Tujuannya mewujudkan Jakarta menjadi Kota Kolaborasi, khususnya memberikan kontribusi nyata pada pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Sebagaimana arahan Pak Gubernur Anies, kami senantiasa berkolaborasi bersama instansi dan stakeholders lainnya dalam berbagai program inovasi layanan guna mewujudkan Jakarta, Kota Kolaborasi,” kata Kepala DPMPTSP DKI Jakarta, Benni Aguscandra berdasarkan keterangannya pada Jumat (24/6/2021).

Benni mengatakan, salah satu program kolaborasi tersebut yakni melakukan penandatanganan nota kesepakatan antara DPMPTSP DKI dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Implementasi kerja samanya adalah Posko Asistensi Perizinan bagi UMKM di 5 (lima) Kampung Tangguh Jaya di wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Ali Mochtar Ngabalin: PPKM Mikro Masih Jadi Kebijakan Paling Tepat

Baca juga: PPKM Mikro, Sejumlah Gerai Holywings Ditutup Sementara, Dimana Saja? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Benni menjelaskan dalam pelaksanaan kolaborasi ini, pihaknya akan menghadirkan Layanan Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB) di Posko Asistensi Perizinan Kampung Tangguh Jaya untuk memberikan konsultasi/penyuluhan kepada warga tentang tata cara pengajuan izin usaha bidang UMKM.

Posko ini juga menerima permohonan perizinan usaha warga secara langsung di Kampung Tangguh Jaya tersebut, dan memberikan pendampingan pengurusan perizinan usaha mulai dari tahap pengajuan permohonan perizinan sampai dengan izin diterbitkan atau end to end process.

“Guna mendukung pemulihan ekonomi nasional, pengurusan perizinan usaha memang perlu dibantu karena tidak semua warga terbiasa dengan sistem perizinan daring. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi program optimalisasi Kampung Tangguh Jaya dan kami siap berkolaborasi,” jelas Benni.

Baca juga: Pemerintah Putuskan Penguatan PPKM Mikro Berlaku Mulai 22 Juni, Ini Rincian Aturannya

Benni meyakini, kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang luar biasa kepada warga.

Sebagaimana diketahui, Kampung Tangguh Jaya merupakan wujud pelaksanaan salah satu Program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi berkeadilan) Kapolri dengan tujuan menekan angka penularan Covid-19 dan mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Kami berharap Posko Asistensi Perizinan bagi UMKM di Kampung Tangguh Jaya ini juga dapat dikembangkan di wilayah lainnya di Jakarta dan tidak terbatas pada perizinan bidang UMKM saja melainkan juga pada perizinan lainnya, salah satunya IMB,” ujarnya.

Tidak hanya dengan Polda Metro Jaya, kata dia, DPMPTSP juga akan menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi lainnya seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam rangka memudahkan dan mendekatkan layanan perizinan bagi pelaku UMKM di wilayah Ibu Kota.

Baca juga: Kasus Infeksi Covid-19 Meningkat Tajam, Pemkot Tangsel Kencangkan Aturan PPKM Mikro

Berdasarkan pengalaman di lapangan, masih banyak pelaku UMKM yang ingin memasarkan produknya di minimarket atau toko- toko retail lainnya namun terkendala karena produknya belum memiliki sertifikat Halal dan sertifikat BPOM.

“Berkolaborasi menjadi kunci keberhasilan berbagai program pemerintah, diharapkan dengan banyaknya program kolaborasi yang dilakukan maka akan semakin banyak pula warga yang benar-benar merasakan bahwa di Jakarta, Urus Izin Sendiri itu Mudah,” ucapnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved