Breaking News:

Virus Corona

178 Orang Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi di Tambun Selatan Dikenakan Sanksi Sosial

Sebanyak 178 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) terjaring operasi yustisi di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/6/2021).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Muhammad Azzam
Warga pelanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi. Ada sebanyak 178 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring operasi yustisi di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Sebanyak 178 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) terjaring operasi yustisi di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/6/2021).

Operasi yustisi itu digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi bersama Kepolisian dan TNI di tiga titik di Kecamatan Tambun Selatan.

Kasie Peningkatan Kapasitas dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Bekasi Ganda Sasmita mengatakan, operasi yutisi atau kepatuhan protokol kesehatan dipusatkan di tiga titik.

Ketiga titik yakni di gerbang Perum Mangun Jaya 2 Desa Mekarsari, di depan Plaza Metropolitan Tambun dan Perumahan Bumi Sani Permai, Desa Setiamekar.

"Hari ini kita lakukan pemeriksaan kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di tiga titik itu. Total ada 178 warga terjaring razia tidak memakai masker," kata Ganda Sasmita, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: RSUD Bekasi Berharap Kemenkes Menyicil Utang agar tak Mengganggu Pelayanan Pasien Covid-19

Baca juga: Operasi Yustisi di Tambun Selatan, Warga Tak Pakai Masker Langsung Tes Swab Antigen

Warga pengendara motor tanpa masker dihentikan petugas. Lalu, petugas mengimbau warga agar selalu mengenakan masker untuk menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Rabu (23/6/2021).
Warga pengendara motor tanpa masker dihentikan petugas. Lalu, petugas mengimbau warga agar selalu mengenakan masker untuk menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Rabu (23/6/2021). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Dia menjelaskan, warga yang terjaring tidak memakai masker diberikan sanksi sosial antara lain memakai rompi bertuliskan pelanggar prokes dan menyapu jalan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Jika terdapat pengendara yang tidak memakai masker, akan didata dan diberi sanksi sosial dan diedukasi secara persuasif sehingga warga dapat mematuhi protokol kesehatan," kata Ganda.

Satpol PP Kabupaten Bekasi bersama pemerintah kecamatan dan TNI/Polri terus berupaya menekan kenaikan kasus Covid-19 dengan menggelar operasi yustisi di wilayah kasus Corona tinggi.

"Dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi, kami melaksanakan operasi yustisi di kecamatan zona merah agar masyarakat punya kesadaran untuk kembali menerapkan prokes dengan baik," ujarnya.

Baca juga: Orang Tua di Kabupaten Bekasi Khawatir Ratusan Balita Terpapar Virus Corona

Baca juga: VIDEO Mulai Besok Pemkot Bekasi Bakal Vaksinasi Covid 8.000 Warga Dalam Sehari

Data terbaru dari laman resmi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id, Rabu (22/06/21), jumlah kasus aktif di Tambun Selatan 245 orang.

Selain itu, di wilayah tersebut ada 204 kontak erat, 70 pasien suspek dan 6 pasien probable dalam pengawasan.

Sementara untuk penambahan kasus Covid-19 fi Kabupaten Bekasi sebanyak 176 sehingga total kasus sebanyak 3.124. Sedangkan pasien sembuh bertambah 215, total menjadi 2.709.

Untuk pasien meninggal tidak ada penambahan masih 304 orang, total kasus aktif 469 dirawat di rumah sakit dan 1.442 orang isolasi mandiri


Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved