Minggu, 12 April 2026

Pandemi Virus Corona

Akibat Pandemi Virus Corona, Pemprov Banten Merevisi Target Investasi

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan pihaknya terpaksa merevisi target investasi akibat pandemi virus corona.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Gubernur Provinsi Banten Andika Hazrumy mengatakan bakal merevisi target investasi, karena pandemi virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan pihaknya terpaksa merevisi target investasi akibat pandemi virus corona.

Hal itu diungkapkan Andika saat rapat virtual dengan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Minggu (20/6/2021).

Pada rapat tersebut diikuti 20 kepala daerah. Provinsi Banten termasuk ke dalam 20 provinsi yang diminta Bahlil untuk menyusun peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan pada tahun 2021. 

“Intinya Pak Menteri meminta daerah untuk menyusun peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan daerah masing-masing pada 2021 ini,” kata Andika.

Baca juga: Diklaim Efektif Cegah Korupsi, Pemprov Banten Gencarkan Saber Pungli Sasar Ratusan Pejabat Eselon

Sebagai Ketua Satgas Investasi, kata Andika, Bahlil diminta menyelesaikan berbagai permasalahan investasi hingga mengidentifikasi sumber-sumber investasi yang bisa meningkatkan devisa negara, yang tujuannya meningkatkan pendapatan negara.

Tak hanya itu, kata Andika, Satgas Investasi juga memiliki tanggung jawab untuk mengolaborasikan investor asing atau investor dalam negeri dengan pelaku UMKM di daerah tujuan investasi.

“Salah satunya terkait kolaborasi investor dengan UMKM di daerah itu juga yang dibahas tadi,” kata Andika.

Secara prinsip, kata Andika, Banten sendiri sudah siap dengan peta peluang investasi yang diminta Bahlil tersebut.

Namun demikian, karena perkembangan pandemi Covid-19 akhir-akhir ini, Andika mengaku, peta peluang investasi Banten harus mengalami beberapa revisi dan evaluasi. 

“Nanti BKPMD (Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Provinsi Banten) akan susun ulang untuk kemudian segera diajukan,” ucapnya.

Dikatakan Andika, peluang investasi di Banten sangat terbuka di berbagai sektor unggulan. Seperti industri, pertanian, perdagangan dan jasa hingga pariwisata. 

Andika menyebut, Provinsi Banten memiliki sejumlah keunggulan sebagai peluang investasi.

Keunggulan dimaksud meliputi keunggulan geografis di mana Banten merupakan daerah penyangga Ibu Kota Jakarta dan sebagai simpul jaringan internasional merujuk kepada letaknya yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, serta keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Keunggulan lainnya, kata Andika, diantaranya adalah dukungan infrastruktur berupa fasilitas perhubungan darat, laut dan udara, hingga ketersediaan tenaga listrik dan ketersediaan lahan. 

“Dan itu kan sudah terbukti Banten selalu berada di top list daerah dengan investasi terbesar secara nasional,” ujar Andika.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved