Kabar Duka
Daftar Film dan Sinetron yang Pernah Dibintangi Fuad Alkhar Alias Wan Abud Hingga Bisnis Wedding
Pria yang punya nama asli Fuad Alkhar ini sangat terkenal di sinetron pada tahun 1990 an. Inilah profil pria berdarah Betawi
Nah, jika sekarang dia fokus berbisnis wedding karena memang waktunya memang cukup leluasa.
Jadwal syutingnya kini sudah sangat berkurang sehingga dia benar-benar mencurahkan waktunya untuk berkonsentrasi menggeluti bisnis yang merupakan cita- cita lamanya itu.
Di bisnis wedding ini, Fuad menawarkan jasa paket wedding lengkap. Mulai dari tenda berbagai ukuran, dekorasi pelaminan, meja-meja untuk catering, tata rias pengantin hingga hiburan; grup musik gambus dan MC.
“Yang membedakan wedding saya dengan wedding lainnya adalah kita ada grup musik gambus, namanya Al Wardah yang sudah lengkap berikut penyanyi dan MC-nya,” ujar Fuad setengah berpromosi.
Paket wedding organizer yang dijajakan Fuad tak terbatas hanya untuk pesta perkawinan di rumah saja, namun juga untuk di gedung.
Harga paket lengkap itu dijual Fuad Rp 25 juta. Nah, bagi Anda yang ingin memakai jasa weddingnya, Fuad menawarkan berbagai paket.
Untuk tata rias pengantin saja, dia memasang harga Rp 3 juta. Untuk paket pelaminan/gebyok (tergantung ukuran), tata rias dan pagar ayu saja, Fuad mematok harga Rp 7 juta Sedang untuk jasa pelaminan, tata rias, pagar ayu ditambah foto dan video syuting dia lepas dengan harga Rp 11 juta.
Untuk yang hanya ingin memakai grup gambusnya saja dia menawarkan harga Rp 7 juta (siang) sampai 15 juta (siang- malam).
“Ya, dibanding wedding lain, kita termasuk murah meriah,” bebernya.
Tak cuma itu. Wan Abud juga siap dipakai untuk jadi host (MC) saja untuk pesta kawinan maupun acara-acara lain seperti pesta ulang tahun, gathering dan lainnya.
“Dari pagi sampai malam pun saya siap menghibur hadirin berpesta dengan banyolan dan kekocakan saya,” katanya jenaka. Dalam berbisnis wedding ini, aku Fuad, tidak selalu mulus berjalan lancar. Ada ada saja kendala yang dihadapinya.
“Pernah di suatu perkawinan tiba-tiba pelaminan rubuh. Ya, kan bikin panik pengantin dan orang seisi rumah. Sampai ada yang teriak-teriak histeris. Sampai begitu lho,” kisahnya.
Kejadian-kejadian aneh seperti itu, tambah pria berwajah Arab itu, berlangsung tidak hanya sesekali namun kerap terjadi, dan itu tidak saja dialaminya tapi juga menimpah jasa wedding lainnya. Setelah usut punya usut, ternyata, ini ada provokatornya.
“Maksudnya kericuhan itu dibuat oleh pesaing-pesaing (provokator) saya, terutama dari para peñata rias yang mereka iri dengan wedding saya,” beber pria yang menikahi seorang istri berdarah Manado namun belum dikaruniai momongan.
Kendati tantangan di bisnis ini terbilang cukup berat, namun Wan Abud tak merasa gentar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/profil-fuad-alkfhar.jpg)