Sabtu, 25 April 2026

Travel

Baru Nih, Kunjungi Museum Gastronomi Indonesia Secara Virtual Lihar Sejarah Makanan Hingga Rempah

Indonesia Gastronomy Community (IGC) resmi meluncurkan Museum Gastronomi Indonesia (MGI) dalam bentuk virtual.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Dian Anditya Mutiara
istimewa
Museum Gastronomi Indonesia secara virtual memperkenalkan aneka makanan Indonesia 

Mengenal Ragam Kuliner Nusantara, Indonesia Punya Museum Virtual Gastronomi Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  - Indonesia Gastronomy Community (IGC) resmi meluncurkan Museum Gastronomi Indonesia (MGI) dalam bentuk virtual.

Ketua Umum IGC, Ria Musiawan mengatakan, bahwa hadirnya MGI virtual ini merupakan wujud dari mimpi IGC untuk melestarikan gastronomi Indonesia meliputi sejarah dan resep kuliner nusantara.

“Hadirnya Museum Gastronomi Indonesia ini berawal dari mimpi bersama untuk ingin sekali mencoba melestarikan gastronomi di Indonesia dan semua aset kuliner Indonesia yang terdata dan terasipkan dengan baik,” ujar Ria dalam konferensi pers virtual Museum Gastronomi Indonesia

Ria menjelaskan, bahwa proses pengumpulan data gastronomi Indonesia untuk dihadirkan dalam MGI virtual dilakukan oleh para dewan pakar IGC yang merupakan akademisi serta profesional dari berbagai multidisiplin ilmu; tata boga, pengolahan pangan, gizi, hingga teknologi kreatif.

Baca juga: Jadi Saksi Bisu Medan Pertempuran, Disparbud Usul ke Wali Kota Bekasi Gedong Papak Dijadikan Museum

Ketua Umum IGC Ria Musiawan saat konferensi pers virtual peluncuran Museum Gastronomi Indonesia (MGI) virtual, Kamis (17/6).
Ketua Umum IGC Ria Musiawan saat konferensi pers virtual peluncuran Museum Gastronomi Indonesia (MGI) virtual, Kamis (17/6). (repro/Wartakotalive/Mochmmad Dipa)

“Selama setahun lebih dewan pakar IGC melakukan kegiatan yang mencakup pembukuan, penelitian dan pengarsipan telah dilaksanakan dengan baik. Saya pikir sudah saatnya diluncurkan museum ini,” ungkapnya.

Selama setahun lebih dewan pakar dari IGC melakukan kegiatan pembukuan, penelitian dan pengarsipan data gastronomi Indonesia dengan baik. Saya pikir sudah saatnya untuk diluncurkan museum ini,” ungkap Ria.

Baca juga: Kembangkan Gastronomi Nusantara, Sandiaga Uno akan Bangun Industri Rendang Berskala Dunia

Untuk menciptakan Museum Gastronomi Indonesia virtual ini, IGC sebagai penggagas menggandeng PT Siji Solusi Digital yang berpengalaman di bidang teknologi informasi dan pengembangan konten digital.

Direktur Utama PT Siji Solusi Digital, Dimas Fuady mengatakan museum virtual ini dirancang untuk mengakomodir kebutuhan milenial.

Penyajian materi hasil pemikiran dan penelitian para dewan pakar IGC juga menjadi tantangan tersendiri dalam membuat desain dan fitur-fitur interaktif lainnya.

Baca juga: Kunjungi Museum Gedung Juang Pengunjung Sebut Dulu Bau Kelelawar Sekarang Digital Bikin Enggak Bosan

“Saya ingin berterima kasih kepada para dewan pakar yang sudah meriset, mendokumentasikan, mengumpulkan koleksi, merumuskan konten untuk disajikan di dalam museum lalu ada dewan kurator yang mengkurasi tulisan menjadi tulisan kreatif,” ungkap Dimas.

Dimas menilai MGI virtual sebagai pintu kemana saja yang memungkinkan pengunjung untuk berpindah ke satu tempat ke tempat lainnya sambil belajar sejarah dan asal-usul proses budaya.

“Pengunjung bisa merasakan belajar sejarah gastronomi tertentu langsung dari tempat asalnya di dalam museum virtual tersebut. Hal ini juga sangat relevan dengan kondisi pandemi Covid-19, di saat banyak museum tutup dan tidak bisa dikunjungi,” kata Dimas.

MGI virtual sudah bisa diakses di museumgastronomi.id.

Dalam museum virtual ini masyarakat akan merasakan pengalaman melihat museum secara 360 derajat.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved