Breaking News:

Bocah Tenggelam

Bocah 10 Tahun di Ciputat Terseret Arus, Jasadnya Ditemukan 200 Meter dari Lokasi Tenggelam

"Lokasinya, dari titik nol itu sejauh 200 meter. Tenggelam dari jam 3 sore ditemukan jam lima lewat habis maghrib," jelasnya. 

Wartakotalive.com
Tangkapan layar sejumlah relawan mendapati korban terhanyut di drainase Kampung Gunung RT 1/11, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis, 10 Juni 2021 sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT TIMUR --- Musibah maut dialami seorang bocah berusia 10 tahun berinisial AA.

Saat sedang bermain di sekitar drainase Kampung Gunung RT 1/11, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), AA terseret arus hingga hanyut tenggelam. 

Peristiwa nahas itu terjadi saat hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Tangsel pada Kamis (10/6/2021).

Wildan (20) selaku relawan tim penyelamat dari Wahana Muda Indonesia (WMI), mengatakan, sebelum peristiwa nahas tersebut terjadi, korban bersama rekan-rekannya sedang bermain di tengah guyuran hujan yang terjadi. 

Pasalnya, di kawasan tersebut terdapat jalan menurun sehingga menimbulkan curaman air saat hujan deras melanda. 

Nahas, saat sedang asyik bermain korban tak kuat menahan derasnya arus air hingga terseret ke dalam drainase yang memiliki lebar sekira 60 sentimeter. 

"Jadi ya anak ini sedang main hujan-hujanan, sendalnya hanyut, terus langsung kebawa ke kali. Terus saat dia mau ngambil terbawa arus, langsung masuk gorong-gorong," kata Wildan saat ditemui di rumah duka kawasan Kampung Gunung, Cirendeu, Ciputat Timur, Kamis (10/6/2021).

Wildan menuturkan pihaknya menerima laporan ada bocah terseret arus tersebut sekira pukul 16.30 WIB. 

Setelah melakukan pencarian, Wildan bersama tim menemukan jasad korban sejauh 200 meter dari lokasi tenggelam.

"Lokasinya, dari titik nol itu sejauh 200 meter. Tenggelam dari jam 3 sore ditemukan jam lima lewat habis maghrib," jelasnya. 

Sementara itu, Manadi (60) warga Kampung Gunung, RT1/11, Cirendeu, Ciputat Timur, mengatakan wilayah tersebut kerap dijadikan bocah-bocah bermain air saat hujan melanda. 

Biasanya kata Manadi, jika hujan turun, kondisi jalanan langsung tertutup banjir hingga drainase di sekitar lokasi tak terlihat keberadaannya. 

"Ini memang sering banjir jadi drainasenya enggak kelihatan," katany saat ditemui di lokasi. 

Adapun nyawa korban tak dapat diselamatkan saat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, Ciputat, Kota Tangsel.

Baca juga: Terobos Banjir di Jalan Cirendeu Puluhan Motor Mogok, Kemacetan Tak Terelakan Hingga 2 Kilometer

Baca juga: Penyidik Kejari Langsung Menahan Ketua KONI Kota Tangsel Setelah Ditetapkan Tersangka, Ini Alasannya

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved