Breaking News:

Sekolah Tatap Muka

Orangtua Siswa SDN Malaka Sari 13 Yakin Sistem Belajar Tatap Muka Efektif Ketimbang Daring

SDN Malaka Sari 13 Duren Sawit, Jakarta Timur,  mendapat lampu hijau menggelar uji coba belajar tatap muka tahap dua.

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Kegiatan uji coba belajar tatap muka tahap dua dilaksanakan di SDN Malaka Sari 13, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, DURENSAWIT -- Kegiatan belajar tatap muka yang digelar di SDN Malaka Sari 13, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021) diyakini lebih efektif ketimbang sistem belajar secara daring. 

Salah satu orangtua siswa, Nuraini (42) mengaku dirinya telah mengizinkan sang buah hati, Kafi untuk kembali ke sekolah mengikuti uji coba belajar tatap muka yang mulai digelar hari ini.

Keputusan Nuraini tersebut karena pembelajaran yang dilakukan selama ini secara daring dianggap kurang efektif untuk kepentingan pendidikan. 

Video: Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SDN Malaka Sari 13 Jakarta

Sehingga ketika SDN Malaka Sari 13 mendapat lampu hijau menggelar uji coba belajar tatap muka tahap dua, Nuraini pun mengizinkan anaknya yang duduk di kelas 4 untuk ikut serta. 

“Kurang efektif (daring), lebih efektif tatap muka langsung karena di rumah juga terlalu banyak mainnya,” ucap Nuraini, Rabu (9/6/2021). 

Dengan belajar secara tatap muka, anaknya bisa berinteraksi langsung dengan tenaga pendidik maupun teman-temannya. 

Baca juga: VIDEO Persiapan Sekolah Tatap Muka, Ribuan Guru di Kota Tangsel Jalani Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Tunggu Persetujuan Orang Tua Murid, Syarat Sekolah Tatap Muka

“Saya lebih excited karena anak bisa dapat materi langsung dari guru. Anaknya juga antusias sangat antusias ketemu guru,” katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN Malaka Sari 13 Zuryetti mengatakan pihaknya bisa menggelar uji coba belajar tatap muka usai proses assesment fasilitas sarana dan prasarana protokol kesehatn. 

Para tenaga pendidik juga mendapat pelatihan untuk pembelajaran dengan sistem blended learning. Sementara kegiatan belajar tatap muka dilakukan hari tertentu pukul 07.00-09.00 WIB. 

“Untuk uji coba dilakukan selang seling. Senin belajar, Selasa disemprot (disinfektan), Rabu tatap muka, Kamis disemprot, Jumat kita evaluasi untuk berikutnya sampai tanggal 24 Juni,” tuturnya.  

Baca juga: Ikatan Dokter Anak Indonesia Tak Rekomendasi Sekolah Tatap Muka Juli 2021: Covid Belum Terkendali

Khusus kelas 4A, 20 dari 22 siswa mendapat izin dari orangtua ikut belajar tatap muka.

Sementara untuk kelas 4B seluruh siswanya yang berjumlah 23 orang juga telah mendapat persetujuan. 

Begitu pun halnya dengan kelas 4C yang terdiri dari 21 siswa dan kelas 5 yang terdiri dari 23 siswa seluruhnya juga diizinkan ikut belajar tatap muka

“Tenaga pendidik sudah 97 persen (divaksin) ada satu belum divaksin karena belum direkomendasi karena ada jantung. Ini lagi proses pengobatan agar bisa divaksin,” ucapnta. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved