Klaster Permukiman
Klaster Permukiman Kayu Putih Terapkan Mikro Lockdown karena 22 Warga Terpapar Covid-19
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyatakan terpaksa menerapkan mikro lockdown di permukiman Kayu Putih karena terdapat 22 warga positif Covid-19
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
“Sehingga jika terjadi klaster di permukiman, maka langkah cepat dan tindakan cepat dapat telaksana dengan baik,” imbuhnya.
“Sebab langkah dan tindakan cepat ini adalah kunci mengatasi Covid-19," katanya lagi.
Fadil memastikan pihaknya bersama TNI dan jajaran Pemprov DKI akan terus bahu-membahu bersama masyarakat mengatasi Covid-19.
"Tanpa keterlibatan masyarakat, tanpa mobilitas dari komunitas tingkat bawah, tentunya mikro lockdown tidak akan terlaksana dengan baik," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya kembali melakukan langkah terobosan dan konsolidasi dengan semua pihak untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19.
Baca juga: Tim Satgas Jasa Marga Siaga Mendukung Upaya Pengendalian Penyebaran Virus Covid-19
Salah satunya dengan melakukan pemberdayaan Tim Pemburu Covid-19 Polda Metro Jaya yang terdiri dari personel TNI, Polri dan aparat Pemprov DKI.
Para personel ini disiagakan selama 24 jam untuk menerima laporan baik dari masyarakat atau dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, jika ada indikasi klaster baru Covid-19 di permukiman.
"Selain siaga selama 24 jam menerima laporan, tim ini juga akan menindak jika ada kerumunan yang membandel, dan tidak mengikuti ketentuan perundangan protokol kesehatan,” kata Fadil.
“Mulai dari Pergub, Perda dan aturan lainnya, maka tim pemburu dan penindak ini akan kita turunkan," imbuhnya.
Fadil menjelaskan, pemberdayaan tim pemburu Covid-19 ini adalah sebagai langkah konsolidasi pihaknya bersama TNI dan aparat Pemprov DKI untuk mengingatkan kembali dan tetap siapa menghadapi kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 di DKI.
"Kasus Covid-19 pasca-Libur Lebaran kalau kita liat grafiknya ada peningkatan,” ujarnya.
“Oleh sebab itu apel konsolidasi ini untuk melakukan tindakan nyata di basis komunitas dan tindakan nyata penegakan disiplin prokes,” katanya lagi.
“Dengan konsep sinergi semua sektor termasuk pelibatan masyarakat," ujarnya.
Dengan itu semua kata Fadil, diharapkan angka Covid-19 di DKI turun kembali.
"Polda Metro Jaya bersama Kodam dan Pemprov DKI telah melakukan berbagai upaya sebelum mudik, saat mudik dan pasca-mudik,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/fadil-kayu-putih.jpg)