Kabar Artis
Bonus Melimpah, Kantong Abdee Slank Makin Tebal sebagai Komisaris Telkom?
Adapun tugas komisaris adalah pengawasan dan juga bisa memberikan ide-ide terhadap manajemen.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Pundi-pundi atau kantong dari Abdi Negara Nurdin atau lebih dikenal Abdee Slank dinilai semakin tebal setelah ditunjuk sebagai komisaris PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Sebab, bonus dari remunerasi dan tantiem dapat terus melimpah seiring kinerja perseroan yang sepanjang 2020 atau di tengah pandemi masih sanggup catatkan laba bersih tumbuh double digit 11,5 persen menjadi Rp 20,8 triliun.
"Iya, pasti menguntungkan, jabatan komisaris perusahaan Telkom, terbesar di Indonesia itu suatu prestise tersendiri. Tentu saja dibarengi dengan renumerasi yang bagus sebagai komisaris," ujar Pengamat keuangan Ariston Tjendra melalui pesan singkat kepada Tribun Network, Minggu (30/5/2021).
Baca juga: Analis: Abdee Slank Jadi Komisaris Lebih ke Politik Balas Budi, Bukan Kebutuhan
Baca juga: Sempat Tantang Prajurit TNI, Ketua Preman Dadang Buaya Kini Babak Belur dan Mohon Ampun
Sementara itu, dia menjelaskan, tugas komisaris adalah pengawasan dan juga bisa memberikan ide-ide terhadap manajemen.
"Mungkin Abdee Slank bisa memberikan ide-ide berhubungan dengan dunia kreatif, sehingga Telkom bisa mengembangkan produk baru yang lebih inovatif," katanya.
Kemudian, Ariston menambahkan, posisi Abdee sebagai public figure dapat menggenjot jumlah pelanggan Telkom hingga berujung menaikkan pendapatan.
"Iya bisa saja Slank dijadikan brand ambassador untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan Telkom di kalangan penggemar Slank. Seberapa besar bisa menaikkan penjualan, ini tugas manajemen untuk formulasi strateginya," pungkasnya.
Baca juga: IPW Minta PGI Jangan Mau Diperalat Novel Baswedan Cs
Baca juga: Bernyali Besar saat Serang Markas Koramil dan Polsek Pamengpeuk, Dadang Buaya Cs Kini Tak Berkutik
Balas budi politik
Terpisah, penunjukkan Abdi Negara Nurdin atau lebih dikenal Abdee Slank menjadi Komosaris PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dianggap tidak akan meningkatkan kinerja bisnis perseroan.
Kepala Riset PT MNC Sekuritas Edwin Sebayang menilai, pemilihan Abdee sebagai komisaris hanya sebagai balas jasa dari sisi dukungan politik.
"Penunjukan Abdee sendiri, saya berpikir lebih kepada politik balas budi," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribun Network, Minggu (30/5/2021).
Selain itu, Edwin menjelaskan, komisaris baru selain Abdee juga sebenarnya tidak memiliki jam terbang banyak di bisnis telekomunikasi.
"Dengan penuh rasa hormat, saya melihat penunjukkan beberapa nama sebagai komisaris Telkom, bukan hanya Abdee, tidak akan serta merta meningkatkan kinerja Telkom. Terlebih, mereka tidak punya pengalaman di bidang telekomunikasi sebelumnya," katanya.
Baca juga: SELAMAT, Gitaris Slank Abdi Negara Diangkat Jadi Komisaris Telkom
Baca juga: Abdee Slank Dipilih Jadi Komisaris Independen Telkom, Keluarga: Dia Sangat Jujur dan Benci Korupsi
Secara garis besar, dia menambahkan, penunjukan tersebut bukan kebutuhan Telkom di sisi bisnis karena idealnya orang yang duduk sebagai komisaris harus sudah punya pengalaman panjang di bidang telekomunikasi.
"Sementara, yang dibutuhkan saat ini oleh Telkom adalah dana untuk mengembangkan teknologi 5G ke seluruh Indonesia dan pengembangan jaringan Indihome," pungkas Edwin.