Musik
Amanda Fedora Terinspirasi Perjalanan dan Karir Musik Agnez Mo, Rilis Single Ketiga Berjudul Pursuit
Penyanyi pendatang baru Amanda Fedora terinspirasi pada perjalanan bermusik Agnez Mo. Saat ini Amanda Fedora merilis single ketiga berjudul Pursuit.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Amanda Fedora terinspirasi pada perjalanan bermusik Agnez Mo.
Suara hingga karir Agnez Mo membuat Amanda Fedora mencoba terjun ke industri musik Indonesia.
Di usia yang baru menginjak 18 tahun, Amanda Fedora yang lahir di Jakarta ini mampu menarik perhatian sejumlah musisi besar Tanah Air.
Di akhir Mei 2021 ini Amanda Fedora mengenalkan single baru berjudul Pursuit.
Di lagu ketiganya itu Amanda Fedora bahkan menggandeng komposer Andi Rianto untuk membalut musiknya dalam kemasan orkestrasi.
Di lagu Pursuit itu Amanda Fedora juga dibantu Budapest Orchestra.
Baca juga: Amanda Fedora Gandeng Komposer Andi Rianto, Nyanyikan Pursuit dengan Iringan Musik Orkestrasi
Baca juga: Terinspirasi dari Oma, Amanda Fedora Rillis Lagu Wanderer untuk Penderita Alzheimer
"Musik adalah darah saya," kata Amanda Fedora berbincang virtual, Sabtu (29/5/2021).
Menurut Amanda Fedora, Agnez Mo seakan memberikan semangat dan suntikan energi supaya terus berkarya lewat musik.
Dengan bermusik, Amanda Fedora mengekspresikan semua rasa galau, kejenuhan maupun keinginannya.
"Agnez Mo banyak memberi semangat saya untuk tetap bernyanyi," kata Amanda Fedora yang akan berangkat ke Amerika Serikat untuk belajar di pertengahan Juni 2021.
Amanda Fedora menceritakan, aransemen single perdana dipercayakan Yudhisarianto dan mendapat dukungan dari Tompi.
Tompi hadir untuk menyutradarai debut single Amanda Fedora berjudul Strombreaker.
Baca juga: Diajak Trie Utami Nyanyikan Kamu Ciptaan Glenn Rotty, Tompi: Gue Nggak Mikir Dua Kali, Lagunya Enak!
Baca juga: God Bless Nyanyikan Ulang Mulai Hari Ini, Tandai 48 Tahun Berkarya di Panggung Musik Indonesia
Sementara di single kedua berjudul Wanderer, aransemen musiknya dikerjakan Chikita Amanda dan video klipnya disutradarai Dio Setiawan bersama Tim Jendela.
Amanda Fedora mendedikasikan karya ke dua itu untuk mendukung para penderita penyakit alzheimer dan caregivers melalui Alzi Indonesia.
"Berbagi melalui musik itu sungguh menyenangkan," kata penyanyi yang mengenyam ilmu di Savannah College of Art and Design, Amerika Serikat, itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/amanda-fedora1111.jpg)