Kasus Covid19
Koordinator Wisma Atlet Tugas Ratmono Ingatkan Warga Hati-hati atas Kenaikan Kasus Covid-19
Kordinator sekaligus Kepala Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Mayjen Tugas Ratmono minta masyarakat waspada.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kordinator sekaligus Kepala Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Mayjen Tugas Ratmono mengatakan pasien Covid-19 di Wisma Atlet mengalami kenaikan enam persen setelah libur mudik lebaran.
Meski terjadi kenaikan, dikatakan Tugas kenaikan masih dalam ketegori aman, kendati demikian pihaknya menginggatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada serta tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Kita pernah sampai 84 persen pada 24 Januari, saat ini 21,77 persen, di RS Wisma atlet aman ya. Tapi kita lihat ada kecenderungan naik ya dari flat curve. Ini lah yang harus kita hati hati," kata Tugas, Senin (24/5/2021).
Baca juga: 56 Warga Cilangkap Terkonfirmasi Covid-19 Klaster Lebaran Dievakuasi ke Wisma Atlet dan RSUD
Sejauh ini dikatakan Tugas, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Wisma Atlet 97,0 persen lebih tinggi dari DKI maupun secara nasional, sedangkan DKI 95, 6 persen, dan tingkat kesembuhan Covid-19 di Indonesia 93 persen.
"Jadi lebih tinggi dari rata rata nasional dan dunia. Kita Harus menjaga bagaimana menyembuhkan pasien Covid-19 dengan baik. Kita sama sama tim dari dokter perawat RS lainnya bersatu padu untuk mempercepat kesembuhan pasien Covid-19," katanya.
Data terkini pada Senin (24/5) pagi tadi. Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, mencatat ada 1.305 pasien yang menjalani isolasi dan dalam perawatan di Wisma Atlet. Kendati demikian jumlah kapasitas tempat tidur tersedia saat ini sekitar 4.000 tempat tidur.
"Kita masih cukup aman untuk menampung sampai 5.994 tempat tidur. Kalau nanti jumlahnya melebihi, kita masih punya cadangan," katanya.
Dari ribuan pasien yang menjalani isolasi dan perawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Tugas melihat terbanyak merupakan kluster keluarga, sehingga ini menjadi catatan penting untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Klaster yang masuk ke wisma atlet ini yang terbanyak adalah klaster keluarga. keluarga harus meningkatkan kewaspadaan, pencegahan, ini yang paling penting," ujarnya.
Dengan kenaikan jumlah pasien yang positif Covid-19, Tugas mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3M menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan, meski saat ini mulai melakukan peningkatan aktivitas perekonomian.
"Tapi kita harus menjaga bagaimana meminimalisasi mobilitas bagaimana minimalisasi kontak dg yg lain. Kita harus bedakan hulu dan hilir. Hilir tak bisa menjaga maka ini akan berdampak ke hulu.," ucapnya.
Baca juga: Terpapar Covid-19, Sebanyak 39 Warga Cilangkap Dirujuk ke 6 Rumah Sakit Paling Banyak di Wisma Atlet
Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta mencatat ada kenaikan jumlah pasien yang menjalani perawatan akibat positif Covid-19 pasca mudik lebaran.
Dikatakan Tugas, peningkatan ini seiring kembalinya masyarakat yang pulang dari mudik ke Kampung Halaman.
Sebab pada 17 Mei 2021 ada 15 persen kapasitas yang terpakai, namun saat ini mencapai 21 persen.
"Dan tanggal 17 Mei 2021 terisi 15,02 persen. Saat ini 21,77 persen. Jadi peningkatan tanggal 17 sampai saat ini 6 sekian persen dalam seminggu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tugas-ratmono-dr.jpg)