VIDEO Massa Aksi Solidaritas Palestina Berkumpul di Kedubes Amerika Serikat
Sejumlah massa aksi seruan solidaritas terhadap Palestina sudah mulai berkumpul di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat
Penulis: Desy Selviany | Editor: Murtopo
Dalam mobil komando, orator tetap mengingatkan soal protokol kesehatan.
Mereka mengimbau agar massa aksi tetap menjaga jarak.
Baca juga: Harus Dikarantina, Dua Bule Kabur Tinggalkan Koper di Bandara Soetta, Ditangkap di Puncak, Bokek
Baca juga: VIDEO Kominfo Telusuri Dugaan Penjualan 279 Juta Data Penduduk Indonesia di Forum Hacker
Orator juga mengingatkan para massa aksi bahwa dapat mengambil masker cadangan di mobil komando.
"Tetap jaga jarak kawan-kawan. Sampai saat ini masih suasana pandemi Covid-19," ujar orator.
Terlihat sampai saat ini ada sekira lima mobil komando di depan Gedung Kedubes AS.
Sejumlah polisi juga berjaga di depan Kedubes AS tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan arah Selatan.
Baik mobil barracuda, water cannon, dan mobil anti huru hara lain disiagakan di depan Gedung Kedubes AS.
Sampai pukul 13.30 WIB, situasi aksi terlihat masih berlangsung kondusif.
Tuntut Kemerdekaan Palestina
Mayoritas massa aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) tidak percaya dengan gencatan senjata yang dilakukan pihak Israel dan Palestina. Mereka berharap ada solusi konkret dan permanen dari permasalahan tersebut.
Isu gencatan itu misalnya dikomentari salah satu massa aksi Anis. Pria berusia 26 tahun itu mengaku sudah mengetahui berita tentang gencatan senjata antara Israel dan Palestina.
Namun ia meyakini bahwa gencatan senjata itu hanya berlangsung sementara.
"Itu biasa. Cuma awal-awal saja. Nanti bakal digempur lagi, jadi harus ada solusi konkret," ujar Anis ditemui saat aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jumat (21/5/2021).
Selain Anis, peserta aksi lainnya Bambang Trianto juga berpendapat hal yang sama.
Meski belum mendengar berita tentang gencatan senjata itu, pria berusia 45 tahun itu meyakini bahwa hal tersebut hanya solusi sesaat.