Breaking News:

Berita Tangsel

Terminal Pondok Cabe Sepi Penumpang, BPTJ Sesalkan Menjamurnya Terminal Bayangan

Terminal Pondok Cabe Sepi Penumpang, BPTJ Sesalkan Menjamurnya Terminal Bayangan. Berikut Paparannya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat (21/5/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Walau telah diresmikan lebih dari tiga tahun, tepatnya Senin, 31 Desember 2018, Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) masih dalam kondisi sepi penumpang saat ini.

Terminal yang berlokasi di Jalan Jakarta Bogor itu masih belum populer bagi masyarakat pengguna transportasi.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Aca Mulyana disebabkan sejumlah hal.

Satu di antaranya adalah masih maraknya terminal bayangan yang berada di sejumlah titik wilayah Tangsel dan Jakarta Selatan.

Para pengurus Perusahaan Otobus (PO) justru memilih terminal bayangan tersebut untuk menaik-turunkan penumpang.

Sehingga, penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tidak lagi mengunjungi terminal, tetapi memilih naik-turun bus di tepi jalan. 

Terkait hal tersebut, Aca Mulyana mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan Kota Tangsel maupun Jakarta Selatan.

Hanya saja, pengawasan dan penindakan yang dilakukan tidak berjalan efektif.

Baca juga: Buka Lapangan Kerja di Jawa Timur, Sandiaga Uno Harap Dana Hibah Pariwisata dapat Segera Tereksekusi

Lemahnya pengawasan dan penindakan, membuat bus-bus AKAP tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur kembali memanfaatkan terminal bayangan

"(Penindakan) harusnya terus menerus, harus konsisten menindak pelanggaran terminal bayangan. Kalau nggak setiap hari kan jadi kucing-kucingan juga, kalau nggak ada petugas mereka beroperasi, mereka memanfaatkan yang biasa naik turun penumpang di terminal bayangan," kata Aca Mulyana saat ditemui di Terminal Pondok Cabe, Jumat (21/5/2021). 

Aca pun mencontohkan keberadaan terminal bayangan di kawasan Ciputat hingga Jalan RE Mardinata tepatnya sekitar flyover Gaplek, Pondok Cabe, yang bebas menaikkan dan menurunkan penumpang di pinggir jalan.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, BPTJ Berikan Layanan Tes GeNose C19 Gratis Kepada Seluruh Awak Bus AKAP 

Dirinya berharap, Pemerintah Kota Tangsel turun langsung menegakkan peraturan dan melakukan penertiban terminal dan agen PO bus liar tersebut. 

"Kita BPTJ juga siap melakukan operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk menindak pelanggaran terminal bayangan," katanya. 

Tetapi untuk selanjutnya, Aca Mulyana berharap Dinas Perhubungan juga secara aktif melakukan pengawasan dan penindakan agar terminal bayangan tidak kembali beroperasi. 

"Jadi bukan seluruhnya dibebankan kepada BPTJ, karena berkaitan dengan wilayah maka pemerintah daerah yang berkewajiban untuk melakukan fungsi pengawasan dan penindakan," tegasnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved