Kamis, 23 April 2026

Konflik Palestina Israel

Apa Penyebab Negara Arab Diam Soal Konflik Israel-Palestina?

Akhirnya terungkap sudah mengenai apa penyebab negara Arab diam soal konflik Israel-Palestina. Ini jawabannya.

Editor: PanjiBaskhara
Collage/AFP via middleeasteye.ne
Apa penyebab negara Arab diam soal konflik Israel-Palestina? Foto: Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebenarnya apa penyebab negara Arab diam soal konflik Israel-Palestina?

Pertanyaan terkait apa penyebab negara Arab diam saat konflik Israel-Palestina akhirnya sudah terungkap.

Diketahui, saat ini kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza mencapai kemajuan signifikan dalam teknologi persenjataan.

Sehingga mereka bisa menyerang Israel jauh lebih ke dalam, mencakup Tel Aviv, Lod dan mendekati Yerusalem.

Analisis intelijen Barat meyakini adanya pihak luar yang membantu Hamas kembangkan persenjataan mereka.

Baca juga: Bela Palestina, Gus Ulil Diserang Simpatisan Zionis Israel: Saya Syiah, Saya Kadrun, I Dont Care!

Baca juga: Profil Theodor Herzl, Jurnalis dan Tokoh Gerakan Utama Zionisme Dijuluki Bapa Rohani Negara Yahudi

Baca juga: Israel Ingin Rebut Tanah yang Dijanjikan, Rocky: Bisa-bisa Keturunan Gajahmada Klaim Asia Tenggara

Tudingan diarahkan ke Iran.

Dilansir dari The Sun pada Sabtu (15/5/2021), pejabat intelijen Barat meyakini Iran telah memainkan peran kunci dalam konflik Palestina dan Israel dengan bantu mengembangkan senjata Hamas, kelompok militan Palestina.

Di mata Amerika, Israel dan sekutunya, Iran dianggap sebagai sponsor teror di Timur Tengah.

Berbagai sanksi dijatuhkan Paman Sam Cs kepada negeri Mullah tersebut.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan Arab Saudi, Qatar, UEA, dan sejumlah sekutu AS di kawasan tersebut.

Di bidang militer misalnya, Amerika Serikat "memberikan" persenjataan kelas 1 kepada mereka. Mulai F-15 untuk Arab Saudi hingga jet tempur siluman F-35 kepada UEA.

Kembali ke Iran, bukan rahasia jika Iran jualah yang menjadi penyandang dana dan persenjataan milisi Hizbullah di Lebanon. Milisi yang kekuatannya jauh di atas Angkatan Bersenjata Lebanon.

"Bantuan Iran kepada kelompok milisi di Gaza telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam hal jangkauan, keakuaratan,"

"serta tingkat kerusakan yang ditimbulkan," kata ujar pejabat intelijen Barat yang tak bersedia disebut namanya, seperti dilaporkan kembali The Sun, Minggu (16/5/2021).

Dia yakin para pakar Hamas berkunjung secara rutin ke Iran dan mendapat pelatihan memproduksi dan mengoperasikan sistem persenjataan canggih.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved