Konflik Palestina Israel
Israel Tewaskan Empat Ahli Rudal Hamas setelah Pertahanan Iron Dome Berhasil Ditembus
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan setidaknya 65 orang, termasuk 16 anak-anak.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Aksi saling serang masih terjadi antara pasukan Hamas di Jalur Gaza dan tentara Israel.
Israel terus mencoba menahan gempuran roket yang dikirim dari Gaza dengan Iron Dome yang mereka miliki.
Namun, tidak semua roket bisa ditahan. Beberapa di antaranya mengenai bangunan di pusat kota Tel Aviv.
Israel pun melakukan serangan ke wilayah Gaza hingga menewaskan puluhan warga Palestina.
Baca juga: Menanti Janji Erdogan Rebut Al Aqsa dari Kekuasaan Israel
Baca juga: Hendropriyono Luluh, Tak Kuat Menahan Air Mata Saksikan Video dari Istri Jenderal Andika Perkasa
Bahkan, saat Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442, 13 Mei 2021, Israel dan Hamas masih saling balas membalas serangan satu sama lain.
Kamis, 13 Mei 2021, Hamas menembakkan roket ke kota-kota Israel termasuk ke Utara Israel, Galilea.
Serangan ini merupakan balasan setelah Israel membunuh empat tokoh senior Hamas yang merupakan otak pengembangan roket Hamas yang berhasil menembus pertahanan udara Iron Dome.
Lima orang dirawat karena luka ringan di Petah Tikva.
Baca juga: Erdogan Hubungi Vladimir Putin, Kecam Tindakan Israel ke Palestina: Harus Diberi Pelajaran
Jumlah korban di kedua pihak juga meningkat.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan setidaknya 65 orang, termasuk 16 anak-anak.
Sedikitnya 365 orang terluka.
Baca juga: Ngabalin Sebut Busyro Muqoddas Ber-otak Sungsang, Ketua Muhammadiyah: Merusak Citra Jokowi
Sedangkan di Israel yang dihujani 1.200 roket (sebagian besar dihancurkan Iron Dome) menjadi tujuh orang.
Yakni Leah Yom Tov (63), Khalil Awad (52) dan putrinya Nadin (16), Soumya Santosh (30), Nella Gurevitz (80-an) tentara Israel Omer Tabib (21) dan bocah 5 tahun, Ido Avigal, terkena pecahan roket yang menembus jendela kamar perlindungan di Sderot.
Selain itu sekitar 100 orang Israel juga terluka.
Staf Sersan Omer Tabib (21) tewas dan tiga rekannya terluka setelah Hamas menembakkan peluru kendali anti-tank (ATGM) Kornet ke jip yang dikendarai tentara Israel ini, di Kibbutz Netiv Haasara pada Rabu pagi.
Baca juga: Slank Dicaci Warganet, Dituding Bungkam saat KPK Dilemahkan Hanya karena Dukung Jokowi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/israel-bombardir-gaza.jpg)