Hari Raya Idul Fitri
Polda Metro Pastikan Malam Takbiran dan Perayaan Idul Fitri Kondusif
Polda Metro Jaya memastikan bahwa pengamanan dan pencegahan kerumunan di malam takbiran di Ibu Kota berjalan baik.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya memastikan bahwa pengamanan dan pencegahan kerumunan di malam takbiran di Ibukota berjalan baik, dan kondusif.
Selain itu pengamanan salat Idul Fitri dan perayaan Kenaikan Isa Almasih di Jakarta juga berjalan aman dan terkendali.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan skenario filterisasi dan crowd free night untuk mencegah warga yang melakukan takbir keliling berjalan baik.
Baca juga: 800 Petugas Gabungan Antisipasi Kerumunan di Jakarta Timur Saat Malam Takbiran
"Skenarionya berjalan baik. Sehingga semuanya kondusif," kata dia.
Ia menjelaskan Operasi Ketupat 2021 yang digelar untuk melakukan penyekatan dalam rangka larangan mudik akan berlanjut dan berakhir pada 17 Mei mendatang.
"Sebab diprediksi masih akan ada masyarakat yang mencoba mudik dari Jakarta setelah Hari Raya," kata Sambodo.
Baca juga: Ratusan Peziarah Datangi TPU Jombang Pada Hari Pertama Perayaan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah
Namun Sambodo mengingatkan bahwa petugasnya masih akan melakukan penyekatan larangan mudik sampai 17 Mei mendatang.
"Yang habis salat Ied di Jakarta diprediksi akan keluar kota setelahnya, jadi masih melaksanakan penyekatan sampai tanggal 17 Mei. Nah bagaimana tanggal 17 sampai 24 kita masih menunggu dari pusat seperti apa," kata Sambodo.
Selain itu Sambodo memprediksi arus balik Lebaran bakal terjadi pada 16 hingga 24 Mei mendatang.
Baca juga: Budi Karya Sumadi Apresiasi Masyarakat yang tak Pulang ke Kampung Halaman selama Larangan Mudik
"Arus balik diperkirakan mulai tanggal 16 Mei, hari Minggu dipredikso sudah ada. Lalu sampai tanggal 24 sampai selama satu minggu ini, mudah-mudahan mereka kembalinya tidak bersamaan sehingga tidak menimbulkan kemacetan," kata Sambodo, Kamis (13/5/2021).
Ia menyebutkan pihaknya masih berkoordinasi perihal opsi apa yang akan diambil untuk mengamankan dan mengatur arus balik Lebaran.
"Ada opsi sedang diatur apakah ada kemungkinan operasi ketupat diperpanjang sampai 24 Mei, atau kita menggunakan kegiatan rutin yang ditingkatkan," ujarnya.
Baca juga: Petugas Gabungan Tegur Pengendara yang Langgar Prokes saat Operasi Ketupat Jaya 2021 di Bojonggede
Sebelumnya Sambodo menjelaskan mulai tanggal 1 Mei sampai tanggal 10 Mei, sedikitnya sudah ada 360 ribu kendaraan yang sudah keluar Jakarta.
"Angkanya diatas 360.000 kendaraan yang sudah keluar Jakarta dari tanggal 1 sampai 10 Mei. Baik yang ke arah Merak, ke arah Bandung maupun Cipali, Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/5/2021).
Jumlah itu katanya belum ditambah sepeda motor, penumpang udara dan laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dirlantas-polda-soal-penyekatan.jpg)