Breaking News:

Lemkapi Tanggapi Tuntutan Satu Tahun Mantan Suami Nindy Ayunda yang Terjerat Sabu dan Senpi

"Kalau (vonis) dinilai terlalu ringan, tentu tugas jaksa mengajukan banding dan itu diizinkan undang-undang," kata Edi.

Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Mantan suami Nindy Ayunda  Askara Parasady Harsono dituntut satu tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, pada Senin (10/5/2021) lalu.

Ia terjerat atas dugaan penyalahgunaan narkotika dan kepemilikan senjata api secara ilegal.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Edwin Beslar memaparkan alasan JPU hanya menuntut Askara Harsono selama 1 tahun penjara.

Menurut Edwin, sebagaimana fakta bahwa terdakwa Harsono terbukti sebagai penyalaguna narkotika urine positife mengandung shabu, dan sesuai hasil assesment dari Badan Narkotika Nasional Provinsi terdakwa harus direhabilitasi.

"Bahwa barang bukti happy five jumlahnya 1,5 butir," kata Edwin dalam keterangannya, Rabu (12/5/2021).

Lalu, kata Edwin, soal kepemilikan senjata api yang ditemukan berada dalam brankas magazine tanpa peluru, dan peluru lengkap jumlahnya di dalam kotak.

Baca juga: VIDEO TPU Prumpung Tidak Ditutup Selama Larangan Ziarah, Jadi Akses Jalan Warga

Ia mengatakan senpi tidak sedang dibawah terdakwa.

"Lalu terdakwa menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulanginya, terdakwa masih muda dan memiliki tanggungan anak, terdakwa selama persidangan bersikap sopan," tutup Edwin.

Menanggapi tuntutan itu, Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan menilai dalam kasus tersebut meminta agar semua pihak menghormati akan putusan majelis hakim nantinya.

Baca juga: VIDEO Jelang Lebaran, Pemain Timnas Berlatih di Stadion Madya Senayan

"Nanti biar masyarakat yang menilai ada rasa keadilan. Kalau (vonis)  dinilai terlalu ringan, tentu tugas jaksa mengajukan banding dan itu diizinkan undang-undang," kata Edi.

Halaman
12
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved